Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022

Saturday, 27 Syawwal 1443 / 28 May 2022

Presiden: Pancasila Berkontribusi pada Turunnya Angka Covid-19

Senin 17 Jan 2022 06:08 WIB

Rep: Antara/Dessy Suciati Saputri/ Red: Teguh Firmansyah

Presiden Joko Widodo meresmikan gedung pusat pembelajaran Arntz-Geise Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Senin (17/1/2022). Selain itu memberikan presidential lecture.

Presiden Joko Widodo meresmikan gedung pusat pembelajaran Arntz-Geise Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Senin (17/1/2022). Selain itu memberikan presidential lecture.

Foto: Republika/M Fauzi Ridwan
Banyak elemen masyarakat yang mengamalkan nilai gotong royong saat pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pancasila memiliki kontribusi pada penurunan angka Covid-19 berkat pengamalan nilai gotong royong masyarakat yang menjadi landasan di masa pandemi ini. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat mengisi kuliah umum di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Kota Bandung, Jawa Barat, Senin.

Menurut Presiden, pada pertengahan 2021, angka pertambahan kasus harian mencapai 56 ribu kasus. Adapun kini dapat menurun hingga sekitar 100 hingga 200 kasus per hari."Kenapa kita bisa menurunkan drastis dari 56 ribu ke angka 100, karena kita memiliki gotong royong, Pancasila kita dari situ," kata Joko Widodo di Auditorium Pusat Pembelajaran Arntz-Geise Unpar, Kota Bandung.

Baca Juga

Di masa pandemi, menurut dia berbagai elemen masyarakat saling membantu satu sama lain. Masyarakat yang berkecukupan di desa hingga tingkat RW, menurutnya masih bersedia untuk meminjamkan fasilitas untuk ruang isolasi warga lainnya."Yang punya, mau memberi sembako kepada yang kesusahan, dan itu saya lihat betul implementasi dari Pancasila itu ada," kata Presiden.

Selain itu, Pancasila juga terlihat dari angka vaksinasi yang sudah mencapai 70 persen di 30 provinsi atau sudah ada 297 juta orang yang mendapat vaksin. Untuk mencapai angka tersebut bukan lah hal yang mudah, ujarnya.

"Menyuntikkan 297 juta kali, ke 17 ribu pulau, 500 kabupaten dan kota, 34 provinsi, bukan barang yang mudah, ada yang harus naik perahu," kata Joko Widodo.

Presiden pun mengapresiasi atas kinerja masyarakat, para relawan, hingga TNI dan Polri yang mengawal pandemi hingga vaksinasi."Saya sangat mengapresiasi TNI Polri yang memberi dukungan penuh dalam rangka vaksinasi, dan kita ini vaksinasinya nomor empat di dunia," kata Presiden.

Selain mengisi kuliah umum, Presiden juga meresmikan Gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise yang baru selesai dibangun.Setelah peresmian tersebut, Presiden melanjutkan kunjungannya ke Pasar Sederhana, Kota Bandung.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile