Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Sinead O'Connor Makamkan Putranya dengan Cara Hindu

Senin 17 Jan 2022 10:36 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Penyanyi Sinead OConnor yang telah mengubah namanya menjadi Shuhada Davitt setelah menjadi mualaf menghadiri pemakaman putranya yang diselenggarakan dengan tata cara Hindu..

Penyanyi Sinead OConnor yang telah mengubah namanya menjadi Shuhada Davitt setelah menjadi mualaf menghadiri pemakaman putranya yang diselenggarakan dengan tata cara Hindu..

Foto: EPA
Anak Sinead O'Connor sebelumnya dirawat di bangsal pengawasan bunuh diri RS Irlandia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi Sinead O'Connor melepas kepergian mendiang putranya, Nevi'im Nesta Ali Shane O'Connor. Perempuan 55 tahun asal Irlandia itu memakamkan sang putra dengan tata cara Hindu.

Upacara pemakaman berlangsung di Newlands Cross Cemetery and Crematorium di West Dublin, Irlandia. O'Connor terlihat mengenakan busana sweatsuit berwarna merah muda cerah, tanpa hijab.

Baca Juga

Pada momen pemakaman, O'Connor menyampaikan ucapan selamat jalan untuk putranya yang meninggal dalam usia 17 tahun. Dia juga menuliskan penghormatan itu di media sosial Twitter, Sabtu (15/1).

"Kami baru saja mengucapkan selamat jalan untuk kesayangan kami, Shaney. Upacara Hindu yang sangat indah. Shane akan menyukainya. Dia selalu mengucapkan 'Om Shanti'," ujar O'Connor, dikutip dari laman AceShowbiz, Senin (17/1).

Ada sekitar 50 pelayat yang hadir di upacara pemakaman Shane. Musisi Donal Lunny yang merupakan ayah Shane dan mantan suami O'Connor juga datang untuk memberikan penghormatan terakhir bagi putranya.

O'Connor mengonfirmasi kematian Shane pada 7 Januari 2022. Pelantun lagu "Nothing Compares 2 U" itu menyebutkan bahwa Shane "memutuskan untuk mengakhiri perjuangan duniawinya dan sudah bersama Tuhan".

Saat menuliskan itu, O'Connor berharap tidak ada yang mengikuti jejak putranya. Tak lama, O'Connor menyalahkan layanan kesehatan yang membiarkan putranya kabur, menyebut mereka seharusnya melakukan pengawasan ketat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile