Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

12 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

KPK Tanggapi Penjualan Logo Mereka di Market Place NFT

Rabu 19 Jan 2022 06:31 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Ratna Puspita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara terkait adanya akun yang mengatasnamakan KPK dalam sebuah marketplace non-fungible tokens (NFT), OpenSea. (Foto: Gedung Merah Putih KPK)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara terkait adanya akun yang mengatasnamakan KPK dalam sebuah marketplace non-fungible tokens (NFT), OpenSea. (Foto: Gedung Merah Putih KPK)

Foto: Republika/Dian Fath Risalah
KPK mngingatkan semua pihak tidak menyalahgunakan nama dan logo KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara terkait adanya akun yang mengatasnamakan KPK dalam sebuah marketplace non-fungible tokens (NFT), OpenSea. KPK menegaskan, akun tersebut bukan akun resmi lembaga antirasuah tersebut.

"KPK tidak pernah membuat akun di market place tersebut dan meminta semua pihak agar tidak menyalahgunakan nama dan logo lembaga KPK untuk kepentingan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga

KPK menegaskan bahwa mereka tidak memiliki akun jual-beli apapun. Ali menegaskan, KPK tidak pernah melakukan kegiatan melalui medium atau platform apa pun yang bersifat komersial hingga kegiatan ekonomi lainnya yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi.

Dia meminta masyarakat untuk mewaspadai penyalahgunaan akun yang mengatasnamakan dan menggunakan logo KPK di sebuah marketplace yang informasinya beredar di publik saat ini. Akun tersebut diketahui menggunakan nama KPK dan logo berlambang garuda serupa lambang KPK.

"Jika masyarakat menemukan dugaan penipuan menggunakan nama dan logo KPK silakan menghubungi aparat penegak hukum terdekat atau menghubungi Call Center KPK 198," katanya.

Dalam akun marketplace tersebut, terpampang beberapa foto wajah para koruptor yang dijual, di antaranya mantan ketua DPR RI Setya Novanto, mantan bendahara umum Partai Demokrat M Nazaruddin, Miranda S Goeltom, dan Akil Mochtar. 

Belakangan, masyarakat memang tengah diramaikan dengan penjualan swafoto dengan harga miliaran rupiah dalam platform Opensea. Pembelian foto tersebut memang menggunakan aset digital, NFT. 

Publik pun kemudian meramaikan platform dimaksud dengan menjajakan foto guna meraup keuntungan serupa melalui aset digital. Bahkan, beberapa foto yang diunggah adalah swafoto KTP.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile