Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

5 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Volkswagen dan Bosch Buat Usaha Patungan Pabrik Baterai di Eropa

Rabu 19 Jan 2022 12:13 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Ilustrasi Mobil Listrik

Ilustrasi Mobil Listrik

Foto: Mgrol101
Eropa sedang berupaya mengurangi ketergantungan suplier baterai dari China dan Korsel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Volkswagen dan Bosch sepakat mendirikan usaha patungan pada akhir tahun ini untuk melengkapi pabrik sel baterai. Pendirian usaha patungan ini bertujuan membantu Eropa mandiri dalam produksi baterai.

Dikutip dari Reuters, Rabu (19/1/2022), usaha tersebut akan memberikan sistem produksi baterai dan membantu produsen sel baterai dalam meningkatkan dan memelihara lokasi produksi. Mereka akan melayani pabriknya sendiri dan pabrik lainnya di seluruh Eropa.

Baca Juga

"Eropa memiliki satu kali kesempatan untuk menjadi pembangkit tenaga listrik global untuk baterai di tahun-tahun mendatang," kata anggota dewan Volkswagen Thomas Schmall, yang bertanggung jawab atas rencana baterai VW.

"Kami sedang bekerja untuk membangun rantai pasokan Eropa yang lengkap dan terlokalisasi untuk mobilitas elektronik 'buatan Eropa'," kata dia.

Perusahaan tidak mengatakan berapa banyak mereka akan berinvestasi dalam usaha tersebut. Sejauh ini, pabrik sel baterai yang mampu menghasilkan kapasitas hanya di bawah 900 gigawatt jam (GWh) telah diumumkan di Eropa, yang akan menghasilkan sekitar 16 persen dari produksi global pada 2029.

Namun, European Battery Alliance (EBA) mengatakan sepertiga dari baterai global harus diproduksi di Eropa pada 2030 untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok yang mendominasi pasar. Baterai mobil listrik sebagian besar berasal dari Korea Selatan dan China.

Pabrik baterai terbesar yang direncanakan di Eropa adalah Tesla, yang terletak di Berlin. Pabrik yang berlokasi ini di sebelah pabrik kendaraan listriknya ini akan memproduksi lebih dari 100 GWh kapasitas pada puncaknya.

Volkswagen yang berniat untuk mengalahkan Tesla sebagai penjual kendaraan listrik (EV) teratas, telah mengumumkan rencana untuk membangun enam yang disebut gigafactories di Eropa pada akhir dekade dengan kapasitas gabungan 240 GWh.

CEO Volkswagen Herbert Diess, yang pada akhir tahun lalu berselisih dengan dewan pekerja perusahaan atas strategi elektrifikasinya, mengatakan divisi baterai diharapkan menghasilkan penjualan 20 miliar euro ( 22,7 miliar dollar AS) pada akhir dekade ini.

 

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile