Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

 

19 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Aktivis Peringatkan Terjadinya Genosida Muslim di India

Rabu 19 Jan 2022 17:08 WIB

Rep: Mabruroh/Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah

Wanita Muslim tak dikenal berjalan melewati papan yang menampilkan nama kelompok nasionalis Hindu Sri Ram Sena Hindustan di lingkungan perumahan di Belagavi, India, 7 Oktober 2021. Polisi di tempat lain di India telah menangkap seorang pria yang diduga berada di balik penawaran untuk dijual wanita Muslim terkemuka melalui lelang online palsu, dalam kasus yang telah memicu kemarahan dan kemarahan di seluruh negeri. Aktivis Peringatkan Terjadinya Genosida Muslim di India

Wanita Muslim tak dikenal berjalan melewati papan yang menampilkan nama kelompok nasionalis Hindu Sri Ram Sena Hindustan di lingkungan perumahan di Belagavi, India, 7 Oktober 2021. Polisi di tempat lain di India telah menangkap seorang pria yang diduga berada di balik penawaran untuk dijual wanita Muslim terkemuka melalui lelang online palsu, dalam kasus yang telah memicu kemarahan dan kemarahan di seluruh negeri. Aktivis Peringatkan Terjadinya Genosida Muslim di India

Foto: AP/Aijaz Rahi
Pendiri Genocide Watch mengatakan ada tanda dan proses awal genosida terhadap Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Serangan kekerasan terhadap muslim di India terus meningkat. Seiring dengan peningkatan kekerasan dan diskriminasi ini, genosida Muslim di India diramalkan akan terjadi. 

 

Seorang pakar bahkan pernah meramalkan akan terjadi genosida Tutsi di Rwanda, beberapa tahun sebelum benar-benar terjadi pembantaian pada 1994. Pendiri Genocide Watch Gregory Stanton mengatakan, selama selama briefing kongres AS, ada tanda dan proses awal genosida di negara bagian Assam dan Kashmir yang dikelola India.

Baca Juga

Peringatan itu lahir seiring meningkatnya kekerasan dan diskriminasi terhadap Muslim di India. "Kami memperingatkan genosida bisa saja terjadi di India," kata Stanton, dilansir dari Al Araby, Rabu (19/1).

Dia berbicara atas nama LSM yang ia luncurkan pada 1999 untuk memprediksi, mencegah, menghentikan, dan meminta pertanggungjawaban atas kejahatan tersebut. Klaimnya muncul setelah kelompok Hindutva mengadakan acara keagamaan di kota Haridwar di negara bagian Uttarakhand menyerukan genosida dan kekerasan terhadap Muslim dan minoritas lainnya atas nama melindungi agama Hindu.

Seorang pembicara mengatakan kepada orang banyak bahwa orang tidak perlu khawatir masuk penjara karena membunuh Muslim dalam pertemuan yang berlangsung antara 17 dan 19 Desember 2021. Awal bulan ini, sebuah aplikasi dibuat dengan tujuan melelang wanita Muslim dalam kasus pelecehan komunal. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile