Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

11 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

7 Orang Yang di OTT di Langkat Segera Tiba di KPK

Rabu 19 Jan 2022 12:46 WIB

Rep: Rizkyan adiyudha/ Red: Joko Sadewo

7 irang yang di OTT di Langkat segera tiba di KPK. Foto Borgol. Ilustrasi

7 irang yang di OTT di Langkat segera tiba di KPK. Foto Borgol. Ilustrasi

Foto: Antara/Zabur Karuru
KPK belum jelaskan kasus yang menjadi penyebab OTT di Langkat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan tujuh orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut). KPK mengatakan, para pihak yang diamankan tersebut bakal dibawa ke Gedung Merah Putih KPK.

"Saat ini tujuh orang yang ditangkap di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara segera dibawa menuju Gedung Merah Putih Jakarta," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri di Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga

Ali mengungkapkan, tim satuan tugas KPK mengamankan pejabat dan Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kabupaten (ASN Pemkab) Langkat serta pihak swasta dalam OTT tersebut. Meski demikian, Ali enggan mengonfirmasi bahwa salah satu yang ikut diringkus dalam OTT tersebut asalah Bupati Kabupaten Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin.

Ali mengatakan, ketujuh orang yang dibawa ke Gedung Merah Lutih itu akan dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh tim KPK. Kendati, hingga kini KPK belum membocorkan dugaan perkara korupsi yang terjadi di Kabupaten Langkat. "Perkembangannya akan diinfokan lebih lanjut," kata Ali lagi.

Seperti diketahui, KPK melakukan OTT di Kabupaten Langkat itu dilakukan pada Selasa (18/1) sekira pukul 19.00 WIB malam lalu. Lembaga antirasuah itu kini memiliki waktu maksimal 1X24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang diciduk dalam operasi senyap tersebut.

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile