Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

 

5 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sempat Ada Usulan Nama Ibu Kota Baru Pakunagara, Ini Artinya

Kamis 20 Jan 2022 07:55 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Sejumlah anak bermain di kawasan ibu kota baru, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Sejumlah anak bermain di kawasan ibu kota baru, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara
Wakil Bupati Penajam Paser Utara menilai nama Nusantara mewakili seluruh Indonenesia.

REPUBLIKA.CO.ID, PENAJAM -- Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Hamdam Pongrewa menyebut Nusantara sebagai nama ibu kota negara yang baru mewakili seluruh unsur kemajemukan Indonesia. Nama itu mewakili seluruh wilayah Indonesia.

 

"Nama Nusantara untuk ibu kota negara baru sudah mewakili seluruh wilayah di Indonesia," ujar Hamdam Pongrewa yang juga Plt Bupati Penajam Paser Utara tersebut di Penajam, Kamis.

Baca Juga

"Nusantara itu nama ibu kota, kami nilai nama yang bagus dan sangat nasional," katanya menambahkan,

Ihwal ada masyarakat yang kurang setuju dengan pemilihan Nusantara untuk nama ibu kota negara Indonesia baru, menurut dia, merupakan hal wajar. Namun pastinya, pemberian nama Nusantara tersebut sudah melalui kajian dan pertimbangan pemerintah pusat.

Sejumlah akademisi Kalimantan Timur, ungkap Hamdam Pongrewa, pernah memberikan masukan untuk nama ibu kota negara yang baru."Ada beberapa nama untuk ibu kota negara baru yang diusulkan akademisi di Kalimantan Timur, salah satunya Pakunagara," ucapnya.

Pakunagara merupakan akronim dari Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara yang wilayahnya masuk dalam ibu kota negara Indonesia yang baru.

Undang-Undang Ibu Kota Negara baru sudah disahkan DPR RI pada Selasa 18 Januari 2022. Setelah Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara tersebut disahkan menjadi undang-undang, kepala negara menetapkan nama untuk ibu kota negara Indonesia yang baru tersebut.

Presiden Joko Widodo menetapkan Nusantara sebagai nama ibu kota negara yang baru di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara menggantikan DKI Jakarta.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile