Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

16 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sebut Muslim Setan, Oknum Pendeta Hindu di India Ditangkap

Kamis 20 Jan 2022 22:23 WIB

Rep: Zainur Mahsir/ Red: Muhammad Hafil

 Yati Narsingh Anand, seorang pendeta Hindu India yang ditangkap karena sebut Muslim setan dan ancam lenyapkan Muslim

Yati Narsingh Anand, seorang pendeta Hindu India yang ditangkap karena sebut Muslim setan dan ancam lenyapkan Muslim

Foto: Saudi Gazette
Oknum Pendeta Hindu di India juga mengancam akan lenyapkan Islam.

REPUBLIKA.CO.ID,LUCKNOW — Seorang oknum pendeta Hindu militan, Yati Narsingh Anand Saraswati, ditangkap setelah memberikan pidato yang menyerukan kekerasan terhadap Muslim pada bulan lalu. Bukan hanya dirinya, Kepala kuil kuat, Dasna Devi (58 tahun) di negara bagian Uttar Pradesh (UP) di India utara, juga menjadi salah satu dari beberapa pemimpin Hindu sayap kanan yang berbicara di seruan tersebut.

Dalam video yang beredar, Narsingh Anand dilaporkan karena menyebut Muslim sebagai "setan", dan mengancam akan "melenyapkan" umat Nabi Muhammad SAW. Bahkan, dia juga menyebut akan membebaskan India dari Islam dan Muslim. 

Baca Juga

Mengutip Saudi Gazette, Kamis (20/1) Narsingh Anand tidak asing dengan kontroversi. Selama berbulan-bulan, dia dituduh membuat pernyataan yang sangat ofensif terhadap perempuan dan minoritas. Alhasil, dia yang memiliki jutaan pengikut sayap kanan, dilaporkan dengan dakwaan dari 20 kasus berbeda.

Pada September lalu, polisi di UP juga mendaftarkan tiga kasus terhadapnya karena diduga menghina wanita dengan menggambarkan politisi wanita sebagai simpanan rekan pria. Tak hanya itu, tuduhan padanya juga termasuk percobaan pembunuhan, bersekongkol bunuh diri, dan dacoity (bandit). 

Sejauh ini, tidak ada pemimpin utama partai penguasa, Bharatiya Janata Party (BJP), yang mengutuk pidato atau acara itu sendiri. Bahkan, pemimpin BJP dan mantan juru bicara Ashwini Upadhyay juga diketahui menghadiri acara Haridwar, tetapi mengatakan bahwa dia hanya hadir setengah jam pada hari terakhir.

Pekan lalu, ketika Narsingh Anand akhirnya ditangkap, polisi mengatakan hal itu terkait dengan dua kasus berbeda. Selain karena memberikan pidato kebencian, dia juga, lanjut polisi, karena membuat pernyataan yang menghina perempuan.

Di kota Dasna, di mana umat Islam mencapai lebih dari 80 persen dari populasi, seorang petugas polisi distrik, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa pidato Narsingh Anand telah semakin mempolarisasi masyarakat. Tak hanya itu, seorang Muslim setempat, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan jika pendeta Hindu sayap Kanan itu, juga mencoba untuk "merusak hubungan agama" di daerah tersebut.

Sumber:

https://saudigazette.com.sa/article/616075/World/Asia/Hindu-priest-arrested-for-hate-speech

 

 

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile