Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

6 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kasus Omicron Melonjak, Pekerja Diminta Patuhi Imbauan Bekerja dari Rumah 

Ahad 23 Jan 2022 04:11 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, mengimbau agar para pekerja mematuhi anjuran yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta pekerja kantoran untuk bekerja dari rumah menyusul lonjakan kasus covid-19 varian Omicron yang terjadi belakangan ini. (Foto: Bekerja dari rumah)

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, mengimbau agar para pekerja mematuhi anjuran yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta pekerja kantoran untuk bekerja dari rumah menyusul lonjakan kasus covid-19 varian Omicron yang terjadi belakangan ini. (Foto: Bekerja dari rumah)

Foto: Pixabay
Jokowi sudah kembali mengimbau pekerja perkantoran untuk bekerja dari rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, mengimbau agar para pekerja mematuhi anjuran yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta pekerja kantoran untuk bekerja dari rumah. Hal itu disampaikan Rahmad menyusul lonjakan kasus covid-19 varian omicron yang terjadi belakangan ini.

"Kepada perkantoran kita ikutin anjuran dari pak presiden kalau memungkinkan kita dorong untuk WFH (work from home), kerja di rumah karena ini omicron untuk beberapa pekan ke depan akan terjadi lonjakan yang besar," kata Rahmad kepada Republika, Ahad (23/1).

Baca Juga

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak panik menyikapi tingginya kasus omicron di Indonesia. Politikus PDIP itu juga mengimbau agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas tinggi.

"Yang ketiga tentu buat pemerintah tetap gencar, fokus lagi kepada testing dan tracing 3T," imbaunya.

Kasus aktif omicron di Indonesia terus melonjak. Hingga Sabtu (22/1), tercatat sebanyak 3.205 penambahan kasus baru Covid-19, 627 kasus sembuh, dan 5 kasus meninggal akibat terpapar Covid-19.

"Di mana sejak 15 Desember hingga saat ini secara kumulatif tercatat 1.161 kasus konfirmasi omicron ditemukan di Indonesia," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi, Sabtu (22/1).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengimbau pekerja perkantoran untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk menekan potensi penyebaran kasus akibat varian omicron. Ia juga meminta masyarakat mengurangi kegiatan di pusat-pusat keramaian serta tak bepergian ke luar negeri jika tak mendesak.

"Untuk mereka yang bisa bekerja dari rumah, WFH, lakukanlah kerja dari rumah," kata Jokowi saat memberikan keterangan pers terkait kasus omicron di Tanah Air, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/1).

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile