Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

 

5 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tiga Perusahaannya Disanksi AS, China Protes Keras

Ahad 23 Jan 2022 09:35 WIB

Red: Nur Aini

Bendera China-Amerika Serikat.

Bendera China-Amerika Serikat.

Foto: washingtonote
China menyebut akan membalas sanksi AS

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Kementerian Perdagangan China (Mofcom) melancarkan protes keras kepada Amerika Serikat terkait sanksi terhadap tiga perusahaan. China juga akan mengambil tindakan balasan untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan China, demikian pernyataan Mofcom di Beijing, Sabtu (22/1/2022)

 

Kementerian Luar Negeri AS pada Jumat (22/1/2022) mengumumkan sanksi terhadap China Aerospace Science and Technology Corporation, China Aerospace Science and Industry Corporation, dan Poly Technology Incorporated.

Baca Juga

"Tanpa dasar faktual, AS telah menekan dan memberikan sanksi kepada perusahaan-perusahaan China, sangat merugikan kepentingan perusahaan kedua negara, mengganggu tatanan ekonomi dan perdagangan internasional, mengancam keamanan dan kelangsungan industri dan rantai pasokan global," kata Mofcom di laman resminya.

Baca: Pemprov Jabar dan Jatim Kerja Sama Soal Pangan Hingga Baterai Mobil Listrik

Baca: Cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Kendari Capai 91,47 Persen

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian menuding AS telah bersikap mendua. Pemerintah China, kata dia, secara konsisten menentang proliferasi senjata pemusnah massal (WMD). "China mendesak AS segera memperbaiki kesalahannya, mencabut sanksi, dan berhenti menekan perusahaan China," ujarnya.

Baca: Pasien Omicron Meninggal, Dinkes DKI: Jangan Anggap Enteng

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile