Semeru Alami Enam Kali Erupsi dalam Beberapa Jam

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Yusuf Assidiq

Gunung Semeru mengeluarkan lava pijar yang tampak dari Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur.
Gunung Semeru mengeluarkan lava pijar yang tampak dari Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur. | Foto: ANTARA/SENO

REPUBLIKA.CO.ID, LUMAJANG -- Gunung Semeru mengalami enam kali erupsi atau letusan selama beberapa jam. Hal ini tertera dalam laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru pada Senin (24/1) dari pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Petugas PGA Semeru, Yuda Prinardita Pura mengatakan, amplitudo erupsi dari Gunung Semeru tercatat sekitar 11 sampai 22 milimeter (mm). "Dan lama gempa 60 hingga 145 detik," kata Yuda dalam laporan resminya, Senin (24/1).

Di samping itu, Gunung Semeru juga mengalami 14 kali gempa embusan. Amplitudo gempa ini sekitar lima sampai sembilan mm. Kemudian untuk lama gempa berlangsung selama 50 hingga 95 detik.

Selanjutnya, Yuda juga mengungkapkan, telah terjadi satu kali gempa tektonik jauh. Amplitudonya sekitar 25 mm dan S-P berlangsung selama 25 detik. Kemudian lama gempanya terjadi selama 80 detik.

Untuk diketahui, tingkat aktivitas gunung berketinggian 3.626 mdpl ini berada pada level III atau siaga. Sebab itu, dia merekomendasikan masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer (km) dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. "Ini karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," ujarnya.

Yuda juga mendorong warga agar tidak beraktivitas dalam radius lima km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru. Hal ini karena area dengan jarak tersebut rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Selanjutnya, juga meminta warga mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.

Hal ini terutama di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Kemudian juga mewaspadai potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Gandeng Rumah Zakat, Linkaja Bantu Korban Erupsi Semeru

MTsN 1 Bogor Berikan Bantuan untuk Korban Semeru

Komunitas Jendela Depok Bantu Warga Terdampak Erupsi Semeru

Sleman Salurkan Bantuan ke Terdampak Erupsi Semeru

Polda Jatim Masih Buru Pelaku Penendang Sesajen di Semeru

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan DIY, Jawa Tengah & Jawa Timur. Jalan Perahu nomor 4 Kotabaru, Yogyakarta

Phone: +6274566028 (redaksi), +6274544972 (iklan & sirkulasi) , +6274541582 (fax),+628133426333 (layanan pelanggan)

yogya@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark