Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

1 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kamerun Lolos Perempat Final Piala Afrika Seusai Susah Payah Bekuk 10 Pemain Comoros

Senin 24 Jan 2022 23:38 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pemain Kamerun Karl Toko-Ekambi (tengah) merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol pertama Kamerun selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Afrika 2021 antara Kamerun dan Komoro di Stadion Olembe di Yaounde, Kamerun, Senin, 24 Januari 2022.  Kamerun unggul 2-1 sehingga lolos ke babak perempat final.

Pemain Kamerun Karl Toko-Ekambi (tengah) merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol pertama Kamerun selama pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Afrika 2021 antara Kamerun dan Komoro di Stadion Olembe di Yaounde, Kamerun, Senin, 24 Januari 2022. Kamerun unggul 2-1 sehingga lolos ke babak perempat final.

Foto: AP/Themba Hadebe
Comoros tampil pincang setelah total 12 pemain dan staf positif Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tuan rumah Kamerun susah payah lolos ke perempat final Piala Afrika 2021 setelah menang 2-1 atas Kepulauan Comoros, Selasa (25/1/2020) dini hari WIB. Comoros dipaksa memasang bek sebagai penjaga gawangnya dan bertanding dengan 10 pemain sejak menit ketujuh babak pertama.

Dilansir AFP, dalam pertandingan di Yaounde itu, Comoros memasang bek kiri Chaker Alhadhur sebagai penjaga gawang setelah dua dari tiga penjaga gawang negaranya absen karena Covid-19 dan satu lagi absen karena cedera. Comoros kemudian kehilangan kapten Nadjim Abdou setelah diusir keluar lapangan pada menit ketujuh.

Baca Juga

Karl Toko-Ekambi membawa Kamerun unggul sebelum kapten Vincent Aboubakar mencetak gol keenamnya dalam turnamen ini. Meskipun demikian, Comoros bertanding dengan heroik yang membuat pertandingan tetap hidup sampai akhir berkat gol dari tendangan bebas yang menakjubkan dari Youssouf M'Changama.

The Indomitable Lions, julukan Kamerun, menjaga impian menjuarai Piala Afrika di negeri sendiri tetap hidup ketika maju ke babak delapan besar guna menghadapi Gambia, Sabtu (29/1/2022) pekan ini.

Sekalipun demikian tim yang justru lebih menarik perhatian adalah Kepulauan Comoros. Negara kepulauan kecil di Samudra Hindia itu lolos ke babak 16 besar dalam penampilan pertamanya pada Piala Afrika setelah finis sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari fase grup.

Namun, mimpi Comoros berubah menjadi mimpi buruk ketika total 12 pemain dan staf dinyatakan positif Covid-19 dua hari sebelum melawan Kamerun, termasuk penjaga gawang Ali Ahamada dan Moyadh Ousseini. Penjaga gawang lainnya, Salim Ben Boina, cedera. Comoros sempat berharap Ahamada bisa bermain sebagai starter setelah dinyatakan negatif pada hari pertandingan.

Ahamada yang berusia 30 tahun terbang dari Garoua yang menjadi tempatnya mengisolasi diri, ke Yaounde, pada Senin sore dengan harapan bisa bermain. Namun Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) memutuskan sebaliknya karena hasil tes menyebutkan positif hanya dua hari sebelum laga.

Alhadhur, bek kiri cadangan untuk klub Ligue 2 Prancis Ajaccio pun ditunjuk sebagai kiper. Dia yang biasanya mengenakan kostum nomor 3, terlihat mengenakan kostum kiper dengan nomor menggelikan karena nomor 3 pada kostumnya ditumpuk dengan nomor 16. Comoros semakin menderita ketika Abdou diganjar kartu merah langsung karena melanggar Moumi Ngamaleu setelah wasit asal Ethiopia meninjau ulang pelanggaran yang dilakukannya dari video.

Bukannya menyerah, Comoros bertanding sengit dan baru kebobolan pada menit ke-29 ketika Aboubakar memberi umpan kepada Toko-Ekambi untuk mencetak gol. Negeri kepulauan yang pelatihnya Amir Abdou termasuk di antara yang absen setelah dinyatakan positif Covid-19, hampir menyamakan kedudukan tak lama setelah Ahmed Mogni memaksa kiper Kamerun Andre Onana melakukan sebuah penyelamatan gemilang.

Gol Aboubakar pada babak kedua dianulir karena offside sebelum menggandakan kedudukan menjadi 2-0 pada 20 menit tersisa setelah menyelesaikan dengan sangat baik umpan Martin Hongla. Namun semangat Comoros tidak runtuh dengan menciptakan gol peliput lara dari jarak 35 meter yang dicetak M'Changama. Comoros pun tersisih dengan kepala tegak.

sumber : Antara
Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile