Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Dokumen Sejarah Ungkap Cuaca Ekstrem pada Era Ottoman

Selasa 25 Jan 2022 18:01 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Agung Sasongko

Suasana masyarakat dalam dinasti Ottoman.

Suasana masyarakat dalam dinasti Ottoman.

Foto: wikipedia
Arsip era ottoman menampilkan dokumen tentang peristiwa cuaca ekstrem.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Arsip era ottoman menampilkan dokumen tentang peristiwa cuaca ekstrem yang memengaruhi negara itu dari abad ke-16 hingga awal abad ke-19. Dokumen-dokumen bersejarah tersebut disimpan di Direktorat Arsip Negara Kepresidenan Turki. Itu memberikan informasi rinci tentang peristiwa cuaca dan tindakan yang diambil negara untuk menanganinya.

Dilansir dari laman Daily Sabah pada Selasa (25/1), Dokumen mengungkapkan bahwa bencana seperti hujan lebat, banjir, kekeringan dan badai sering dialami di kekaisaran. Di antara dokumen tersebut merinci banjir setelah hujan lebat, dan tindakan yang diambil oleh pemerintah.

Baca Juga

Dalam konteks ini, catatan ferman (maklumat) Sultan Selim II kepada qadi Istanbul berbunyi bahwa terjadi banjir besar akibat hujan deras pada tanggal 17 bulan Safar dalam penanggalan Islam, yang bertepatan dengan tanggal 8 Juni 1574. Dalam dokumen ini, tertulis bahwa rumah-rumah terendam banjir dan hancur dari Yenibahce di Fatih ke laut karena pembangunan di atas karez (sistem untuk mengangkut air dari akuifer atau sumur air ke permukaan melalui saluran air bawah tanah).

Sebagai hasil dari penemuan yang dibuat oleh sersan istana Ibrahim dan arsitek Muslihiddin diputuskan bahwa rumah-rumah dan toko-toko yang dibangun di atas karez harus dihilangkan. Penghancuran di daerah karez harus diperbaiki, dan beberapa jembatan serta lengkungan harus diperluas. Untuk itu diperintahkan agar rumah-rumah yang dibangun di atas karez dibongkar.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile