Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

1 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tuntunan Agama yang Bisa Cegah KDRT

Kamis 27 Jan 2022 23:03 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: A.Syalaby Ichsan

Pasangan suami istri muallaf melangsungkan akad nikah di Pesantren Muallaf Dompet Dhuafa.

Pasangan suami istri muallaf melangsungkan akad nikah di Pesantren Muallaf Dompet Dhuafa.

Foto: Dompet Dhuafa
Setiap pasangan harus saling memuliakan satu sama lain

REPUBLIKA.CO.ID, Pernikahan merupakan ibadah yang bersifat lama dan jangka panjang. Untuk itu dalam menjalankannya, umat Islam perlu memperhatikan tuntunan agama guna menghindari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang kerap terjadi.

Penulis buku Menuju Samara Hingga Surga terbitan Republika Penerbit Ustaz Imam Nur Suharno mengatakan, memilih pasangan hidup tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Seorang Muslim dan Muslimah harus mendasari pilihan jodohnya berdasarkan tuntunan agama dan juga kriteria yang diinginkan.“Guna menghindari KDRT, kita harus memuliakan pasangan kita,” kata Ustaz Imam dalam program Republika Ngaji, baru-baru ini.

https://www.youtube.com/watch?v=qs79McDd_VQ&list=PLpJ2f3TJMy_ECRBARhcOK3Wdv91nAaH-d&index=2

Saling memuliakan antara pasangan suami istri ini bukan tanpa alasan. Menurut Ustaz Imam, memuliakan pasangan sejatinya merupakan penegasan kuat agama sebagaimana yang disebutkan Allah dalam Alquran dalam ayat-ayat penciptaan langit dan bumi beserta manusia.

“Ketika kita menyebut tentang pasangan, Allah menggunakan redaksi wa min aayatihi/dan dari tanda-tanda kebesaran Allah. Ini menandakan apa? Bahwa pasangan kita itu disejajarkan dengan penciptaan langit dan bumi, karena kita—manusia—juga ciptaan Allah yang patut dimuliakan,” kata dia.

Menurut Ustaz Imam, apabila seseorang dapat memuliakan pasangannya, ia akan dengan mudah untuk menahan emosi jika hendak memarahi pasangan. Sebab ketika dia marah terhadap pasangannya, sejatinya dia tengah marah kepada Allah SWT.

“Ketika suami memarahi istri, berarti dia sedang marah kepada Allah. Begitu pun sebaliknya,” ujar dia.

Untuk itu, Ustaz Imam menyebut, apabila setiap pasangan dapat menahan diri terhadap emosinya dan saling memuliakan dalam menjalani rumah tangga, maka KDRT dapat dihindari. Dan apabila KDRT dapat dihindari, maka kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah akan tercipta dan dapat bermuara ke surga.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile