Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Wagub DKI Harap Masyarakat tidak Melancong di Hari Libur Imlek

Selasa 01 Feb 2022 07:05 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Indira Rezkisari

Aulia (20) salah satu pengurus vihara membersihkan lelehan lilin saat prosesi sembahyang Tahun Baru Imlek 2573 di Vihara Amurva Bhumi, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (1/2/2022). Aulia mengawali pekerjaan sebagai pengurus vihara sejak usia 12 tahun mengikuti jejak ayahnya. Baginya hidup damai berdampingan bersama warga keturunan Tionghoa merupakan bentuk toleransi sekaligus saling menghargai dalam hal perbedaan keyakinan. Repub?ika/Thoudy Badai

Aulia (20) salah satu pengurus vihara membersihkan lelehan lilin saat prosesi sembahyang Tahun Baru Imlek 2573 di Vihara Amurva Bhumi, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (1/2/2022). Aulia mengawali pekerjaan sebagai pengurus vihara sejak usia 12 tahun mengikuti jejak ayahnya. Baginya hidup damai berdampingan bersama warga keturunan Tionghoa merupakan bentuk toleransi sekaligus saling menghargai dalam hal perbedaan keyakinan. Repub?ika/Thoudy Badai

Foto: Republika/Thoudy Badai
Wagub mengatakan perayaan atau libur Imlek bisa dirayakan di rumah saja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengingatkan adanya potensi gelombang ketiga Covid-19 di DKI Jakarta. Dia mengatakan, sama dengan perayaan Idul Fitri, Natal dan perayaan agama lainnya di DKI, perayaan Imlek dipersilahkan selama dilaksanakan dengan protokol kesehatan dan sederhana.

 

“Sekali lagi tempat terbaik di rumah. Pak Jokowi menyebut jangan keluar negeri, dibatasi, dikurangi, kecuali sangat penting, juga ke luar kota,” kata Riza kemarin malam di Balai Kota, Selasa (1/2).

Baca Juga

Dia menambahkan, mengingat Imlek ada di antara hari libur dan masuk, potensi bepergian masih cukup terlihat. Oleh sebab itu, dia mengimbau warga bisa berdiam di rumah.

“Kemenag kan sudah menyampaikan melalui edaran boleh dilaksanakan secara sederhana. Tapi tempat terbaik di rumah,” tuturnya.

Terpisah, Pemerintah Pusat melalui Kemendagri baru saja mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri No.6 Tahun 2022 tentang PPKM di Jawa Bali. Hasilnya, DKI Jakarta masih berstatus PPKM level 2 sejak hari ini, Selasa (1/2) hingga Senin (7/2).

“Khusus kepada Gubernur DKI Jakarta kriteria PPPM level dua yaitu di Kabupaten Kepulauan Seribu, Kota Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Utara,” jelas Inmendagri yang ditandatangani Mendagri Tito Karnavian, Senin (31/1) tersebut dikutip.

Di Jakarta, dalam beberapa pekan terakhir memang terjadi lonjakan kasus Covid-19, termasuk Omicron. Karenanya, dalam beberapa waktu terakhir, sempat diperkirakan para ahli jika PPKM DKI akan naik level.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile