Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

3 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

20 Unit Hunian Sementara untuk Penyintas Erupsi Semeru Rampung

Kamis 03 Feb 2022 21:26 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Warga membersihkan material vulkanis erupsi Gunung Semeru di rumahnya di Dusun Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Senin (10/1/2022).

Warga membersihkan material vulkanis erupsi Gunung Semeru di rumahnya di Dusun Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Senin (10/1/2022).

Foto: ANTARA/SENO
Sekitar 70 NGO berkontribusi membangun hunian sementara bagi penyintas erupsi Semeru

REPUBLIKA.CO.ID, LUMAJANG - Sebanyak 20 unit hunian sementara untuk penyintas korban bencana awan panas guguran (APG) Gunung Semeru di lahan relokasi Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kini sudah rampung.

"Sebanyak 13 non-governmental organization (NGO) sudah mulai berproses membangun hunian sementara untuk korban bencana Gunung Semeru di tempat relokasi Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang," kata Kepala Bidang Kawasan Permukiman pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Lumajang Ernowo Pujo Santoso saat dimintai keterangan di Lumajang, Kamis (3/2/2022).

Baca Juga

Berdasarkan data dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Lumajang per 2 Februari 2022, tercatat ada sekitar 20 unit hunian sementara yang sudah rampung, delapan unit prosesnya masih 50 persen, dan 40 unit prosesnya masih 25 persen. "Dari sekitar 70 NGO, tercatat sebanyak 13 NGO sudah mulai melakukan pembangunannya, sehingga 20 unit sudah rampung, delapan unit prosesnya sudah 50 persen, dan 40 unit prosesnya masih 25 persen," tuturnya.

Ernowo mengatakan pihaknya juga tengah mempercepat proses pematokan lahan atau batas-batas tiap hunian sehingga pembangunan hunian dapat segera diproses. "Masih terkendala dari sisi pengkavlingan tanah, sebab kemarin masih ada satu alat untuk penentuan batas-batas tiap hunian. Kemudian ada tambahan dari Polinema sebanyak empat unit alat sekaligus operatornya sehingga mudah-mudahan bisa selesai dengan cepat pematokannya," katanya.

Ernowo berharap agar nantinya para NGO yang turut berpartisipasi dalam pembangunan hunian sementara dapat melakukan percepatan terhadap penyiapan hunian itu sesuai arahan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin agar bisa ditempati sebelum Lebaran 2022. "Harapanya warga bisa menempati hunian sementara sebelum Idul Fitri. Makanya kami mohon kepada para NGO yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan hunian sementara agar dapat menyelesaikan sebelum puasa," ujarnya.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile