Senin 07 Feb 2022 14:45 WIB

Kasus Aktif Covid-19 di Pamekasan Meningkat Sepekan Terakhir

Seorang pasien Covid-19 di Pamekasan diketahui tengah hamil.

Red: Nur Aini
Petugas medis berkomunikasi di ruang isolasi COVID-19 RSUD Slamet Martodirjo, Pamekasan, Jawa Timur, Senin (21/6/2021).
Foto: Antara/Saiful Bahri
Petugas medis berkomunikasi di ruang isolasi COVID-19 RSUD Slamet Martodirjo, Pamekasan, Jawa Timur, Senin (21/6/2021).

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN -- Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur (Jatim) kini meningkat lagi, setelah dua bulan sebelumnya sempat melandai.

Menurut Humas Satgas Covid-19 di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan dr Syaiful Hidayat, di Pamekasan, Ahad (6/2/2022) kemarin, peningkatan kasus aktif Covid-19 di Pamekasan sejak sepekan terakhir.

Baca Juga

"Ada empat orang pasien Covid-19 yang saat ini menjalani perawatan di Pamekasan," katanya.

Ia menjelaskan, keempat pasien positif Covid-19 ini dirawat di dua rumah sakit berbeda, yakni di RSUD dr Slamet Martodirdjo sebanyak 1 orang, dan di RSU Mohammad Noer sebanyak 3 orang. Menurut Syaiful, di antara 4 pasien positif Covid-19 itu, seorang di antaranya dalam keadaan hamil, yakni warga asal Kecamatan Kadur, Pamekasan.

Sedangkan, 3 pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSU Mohammad Noer terdiri dari satu pasien laki-laki berumur 40 tahun warga Kecamatan Kota, Pamekasan, dan dua pasien perempuan, yakni asal Kecamatan Pademawu berumur 28 tahun dan 54 tahun.

"Yang perempuan berumur 54 tahun ini yang berasal dari Kecamatan Kadur," katanya menjelaskan.

Saat ini, ujar dia lagi, pihaknya masih menunggu sampel yang dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Jatimuntuk mengetahui apakah keempat pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di dua rumah sakit di Pamekasan tersebut terpapar COVID-19 varian Omicron atau tidak. Berdasarkan data Satgas Covid-19 Pemkab Pamekasan, total jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga 4 Februari 2022 sebanyak 2.614 orang.

Dari jumlah itu sebanyak 2.408 orang telah dinyatakan sembuh, dan sebanyak 201 orang meninggal dunia. Upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 oleh petugas gabungan kini terus dilakukan dengan menggencarkan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan kepada para pengunjung kafe dan pusat-pusat perbelanjaan di Pamekasan.

Baca: Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Naik Drastis dalam Sepekan

Baca: Seratusan Warga Kota Pekalongan Mengungsi Akibat Banjir

Baca: Kementan Terjunkan Tim Kesehatan Hewan Atasi Kasus Antraks di Gunung Kidul

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement