Senin 07 Feb 2022 23:59 WIB

Masyarakat Lampung Tengah Antusias Ikuti Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak

Kegiatan ini telah membantu pemerintah daerah dalam memberikan layanan pendidikan.

Red: Gilang Akbar Prambadi
Pelaksana kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak di kabupaten Lampung Tengah, Lampung yang diinisiasi oleh Askrindo.
Foto: Dok. bumn
Pelaksana kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak di kabupaten Lampung Tengah, Lampung yang diinisiasi oleh Askrindo.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG -- Ratusan peserta yang mengikuti kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak di kabupaten Lampung Tengah, Lampung tampak antusias menyerap materi yang disampaikan para pembicara, Senin (7/2/2022). Ratusan peserta itu terdiri dari tenaga pendidik PAUD, SD dan SMP, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, yang total berjumlah 240 orang.

Askrindo yang bekerjasama dengan Komnas Perlindungan Anak dan PAUD Institute juga menggelar kegiatan Pelatihan Guru PAUD seProvinsi Lampung yang diikuti 235 Guru PAUD, serta ditutup dengan memberikan Mobil Literasi (Mobil Pintar) kepada PAUD Lampung Tengah. 

Baca Juga

Pada kegiatan Sosialisasi UU Perlindungan Anak, Askrindo menghadirkan Ketua Komisi Nasional Anak (Komnas Anak), Arist Merdeka Sirait. Menurut Arist, masyarakat perlu mengetahui Undang-undang tentang perlindungan anak karena saat ini tindak kekerasan terhadap anak secara Nasional sangat tinggi apalagi kebanyakan pelaku adalah orang terdekat. Arist berharap ada sanksi-sanksi sosial yang diberlakukan di tengah-tengah masyarakat terhadap pelaku kekerasan tersebut. 

“Di sini penting adanya komitmen dan peran serta masyarakat yang dimulai dari lingkungan keluarga, juga sekolah, kemudian di tingkat dusun dan kampung dengan adanya peraturan dari desa terhadap tindak kekerasan terhadap anak,” kata Arist.