Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ubi Ungu, Makanan Enak yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Mata

Jumat 18 Feb 2022 17:38 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Reiny Dwinanda

Ubi ungu bermanfaat untuk menunjang kesehatan mata.

Ubi ungu bermanfaat untuk menunjang kesehatan mata.

Foto: Antara/Musiron
Kandungan anthocyanin pada ubi ungu baik untuk kesehatan mata.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ingin menjaga kesehatan mata? Ubi ungu termasuk salah satu makanan yang bukan saja enak, tetapi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.

 

Beberapa buah dan sayuran telah lebih efektif daripada yang lain dalam menjaga kesehatan mata. Dilansir laman Express.co.uk, Jumat (18/2/2022), susunan kimiawi ubi jalar menunjukkan bahwa kandungannya dapat mendukung penglihatan.

Baca Juga

Vitamin yang paling penting untuk kesehatan mata adalah A, C, dan E. Vitamin ini mengandung mineral seperti seng serta antioksidan yang dapat membantu mencegah timbulnya degenerasi makula, suatu kondisi di mana penurunan kesehatan makula.

Studi telah menemukan ubi jalar, ubi ungu khususnya, mungkin baik untuk kesehatan mata. Ini ada hubungannya dengan kandungan anthocyanin yang tinggi, sejenis antioksidan yang juga ditemukan dalam blueberry dan blackberry.

Konsumsi antosianin yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan kesehatan mata dalam sebuah penelitian pada 2005 yang dilakukan di Republik Ceska. Selanjutnya, ubi jalar ungu juga telah ditemukan dalam beberapa penelitian untuk meningkatkan kadar antioksidan secara keseluruhan menurut sebuah penelitian kecil dari delapan peserta yang dilakukan pada tahun 2012.

Selain meningkatkan kesehatan mata, penelitian telah menemukan bahwa ubi jalar ungu mungkin memiliki manfaat kesehatan lainnya. Ini termasuk meningkatkan kadar serat dalam darah dan berpotensi mengurangi risiko seseorang terkena kanker, menurut data yang diterbitkan pada tahun 2015.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan di bidang ini untuk mengidentifikasi hubungan antara ubi jalar ungu dan risiko terkena kanker. Kesehatan mata untuk saat ini tetap penting, tapi bidang penelitian lain telah dikembangkan sejak pergantian zaman teknologi.

Sementara pemahaman yang lebih besar tentang hubungan ini diidentifikasi, lebih banyak yang dipahami tentang hubungan antara teknologi dan efeknya pada mata. Pada akhir 1990-an, para dokter menemukan bahwa ada kategori baru kondisi mata yang berkembang sebagai akibat dari munculnya komputer.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile