Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

 

5 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

3 Kata Bill Gates untuk Mengakhiri Pandemi

Senin 21 Feb 2022 08:39 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nora Azizah

Bill Gates paparkan cara mengakhiri pandemi melalui buku.

Bill Gates paparkan cara mengakhiri pandemi melalui buku.

Foto: AP
Bill Gates paparkan cara mengakhiri pandemi melalui buku.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pandemi Covid-19 dapat menjadi pandemi besar terakhir yang harus dihadapi umat manusia, jika kita mengambil tindakan untuk bersiap menghadapi ancaman patogen berikutnya. Pesan ini datang dari pengusaha dan filantropis Bill Gates yang memaparkan rekomendasinya untuk mengakhiri pandemi dalam buku barunya 'How to Prevent the Next Pandemic'.

 

"Kita tidak perlu melakukan ini lagi," tulis Gates dalam unggahan blog yang mengumumkan buku tersebut dilansir Incmagazine, Senin (21/2/2022).

Baca Juga

Kata-kata itu mungkin terdengar seperti klaim yang ambisius, tetapi Gates telah meneliti hal ini sejak lama. Bahkan, dia memperingatkan bahaya yang bisa ditimbulkan oleh virus di udara pada 2015 lalu. Pada saat itu, dia mengatakan umat manusia memiliki sarana untuk mencegah penyebaran pandemi mematikan, jika mempersiapkannya dengan cara yang sama seperti persiapan perang.

Namun, apa rekomendasi Gates saat ini untuk mengatasi pandemi berikutnya sebelum sempat menyebar? Kita harus menunggu buku tersebut untuk mendapatkan rekomendasi terperincinya pada 3 Mei mendatang. Namun, berikut adalah tiga elemen dari rencananya yang dia jelaskan dalam video singkat yang menyertai unggahan blog.

 

1. Meningkatkan sistem kesehatan

Dunia membutuhkan sistem kesehatan yang lebih baik, terutama di negara berkembang. Gates mengatakan, sangat mudah untuk melihat bagaimana sistem ini akan membantu. 

Pada saat varian omicron pertama kali muncul di Afrika Selatan, kurang dari seperempat populasinya telah divaksinasi lengkap, dan sangat sedikit orang yang menerima suntikan //booster//. Beberapa ahli percaya tingkat vaksinasi yang rendah ini memberi virus lebih banyak kesempatan bermutasi menjadi bentuk baru.

Sementara omicron tampaknya lebih ringan daripada bentuk covid sebelumnya, itu bisa saja memberi efek sebaliknya. Sistem perawatan kesehatan yang lebih baik di negara-negara berkembang juga berarti pengujian yang lebih luas, dan lebih sedikit risiko orang menulari orang lain jika mereka memiliki virus tetapi tidak mengetahuinya.

 

2. Membangun sistem surveilans patogen global

Deteksi dini adalah kunci untuk menghentikan penyebaran virus mematikan berikutnya dan menjadi pandemi. Ketika virus Ebola pertama kali muncul, tidak ada ahli epidemiologi yang melakukan perjalanan ke lokasi yang terkena dampak dan mempelajari patogen. Laporan kasus tertunda, tidak akurat, dan di atas kertas.

Hal-hal yang lebih baik sekarang, tetapi lebih banyak perbaikan diperlukan. Jika kita membangun kapasitas pengawasan patogen di seluruh dunia, misalnya di negara mana pun virus itu muncul, maka kita dapat menerapkan sumber daya dan memahami apa yang terjadi dengan sangat cepat.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile