Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

 

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Pelatih: Sulit Bagi PSM Makassar untuk Bisa Bangkit dari Gol Cepat Persib

Rabu 23 Feb 2022 04:31 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Endro Yuwanto

Pesepak bola Persib Bandung Ezra Walian (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Aditya Putra Dewa (kanan) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (22/2/2022) malam. Persib Bandung berhasil kalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0.

Pesepak bola Persib Bandung Ezra Walian (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Aditya Putra Dewa (kanan) pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (22/2/2022) malam. Persib Bandung berhasil kalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0.

Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo
Joop Gall tetap mengapresiasi kerja keras pemain PSM yang masih terdampak Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PSM Makassar menelan pil pahit usai kalah dari Persib Bandung. Skor 0-2 atas kemenangan Persib terjadi di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (22/2/2022).

 

Pelatih PSM, Joop Gall, mengakui gol cepat David Da Silva sempat mengejutkan timnya. Padahal tim sudah memiliki rencana untuk bisa mengalahkan Persib.

Baca Juga

"Kami melakukan perencanaan yang baik untuk mengalahkan tim penantang gelar. Sebenarnya saya menunggu rencana itu berjalan sampai akhirnya kami kebobolan di detik 12 dan sulit bagi tim untuk bisa bangkit," kata Joop Gall usai laga.

Pelatih asal Belanda ini sempat bertanya-tanya apakah tim bisa bangkit dari gol cepat tersebut. Beruntung tim bisa segera bangkit dan membuat beberapa peluang di babak pertama.

"Babak kedua pun kedua tim bermain dengan imbang, tidak terlalu banyak perbedaan kualitas dari kedua tim karena kami bermain dengan baik, meski peluang Yakob gagal membuat gol penyeimbang," kata Joop Gall.

Alih-alih mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang, PSM justru kebobolan di menit-menit akhir pertandingan. Joop Gall berdalih bahwa tim sudah kelelahan karena kondisi fisik yang menurun.

"Jangan lupa selalu ada dampak dari Covid-19. Meski Omicron punya gejala sepele tapi tetap berpengaruh pada kondisi fisik pemain. Karena pemain sempat demam tentu mereka tidak latihan dan fisik menurun," kata Joop Gall.

Untuk itu, Joop Gall tetap mengapresiasi kerja keras pemain. Meskipun saat ini PSM berada di posisi 13 klasemen Liga 1 dengan raihan 28 poin.

"Sayangnya kami tidak mencetak gol karena harusnya kami bisa imbang. Tapi saya tetap apresiasi tim yang bermain baik dan sikap yang bagus dengan tetap termotivasi," kata Joop Gall.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile