Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Wapres: Pendidikan Tinggi Harus Mampu Tingkatkan Daya Saing

Sabtu 26 Feb 2022 06:24 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Muhammad Fakhruddin

Wapres: Pendidikan Tinggi Harus Mampu Tingkatkan Daya Saing. Wakil Presiden Maruf Amin.

Wapres: Pendidikan Tinggi Harus Mampu Tingkatkan Daya Saing. Wakil Presiden Maruf Amin.

Foto: Dok Republika
Pendidikan tinggi terkait dengan pertumbuhan ekonomi dan kualitas SDM.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta peran lembaga pendidikan tinggi untuk meningkatkan daya saing. Menurut Wapres, di era kompetisi globalisasi seperti saat ini, menuntut bangsa Indonesia untuk memiliki kemandirian dan berdaya saing.

 

"Kita harus memiliki daya saing yang tinggi dan mampu memenangkan akses terhadap berbagai peluang yang tercipta dari globalisasi. Dalam hal ini, lembaga pendidikan tinggi memiliki peranan yang sangat signifikan," kata Wapres saat menyampaikan orasi ilmiah pada acara Wisuda Virtual Program Vokasi dan Sarjana Universitas Indonesia (UI) Tahun 2022, Sabtu (26/2).

Baca Juga

Wapres menyampaikan, selain menyiapkan human capital secara individual, pendidikan tinggi secara luas juga memiliki peran penting dalam kemakmuran masyarakat di suatu negara. Ini karena pendidikan tinggi terkait dengan pertumbuhan ekonomi dan kualitas SDM.

"Karena pendidikan tinggi adalah faktor penentu pertumbuhan ekonomi jangka panjang, kemajuan teknologi, dan peningkatan keahlian praktis," katanya.

Wapres juga menyampaikan revolusi digital telah mengubah seluruh sektor kehidupan, diantaranya pelayanan publik, perbankan, kesehatan, dan transportasi. Untuk itu, perguruan tinggi harus dapat beradaptasi dan menciptakan berbagai inovasi untuk mempercepat pembangunan ekonomi.

"Universitas harus mampu menjadi lokomotif inovasi, sebagai katalisator pembangunan ekonomi di masa depan, serta bertindak sebagai akselerator dalam terciptanya penemuan-penemuan baru yang melibatkan berbagai disiplin keilmuan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kiai Ma'ruf juga menyampaikan pendidikan tinggi harus dapat menyiapkan SDM yang mampu dan siap berpartisipasi serta menguasai kemampuan problem solving atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh setiap generasi, salah satunya dengan ilmu kewirausahaan.

Tak hanya itu, Wapres juga menyoroti pentingnya karakter bangsa dalam merespon perubahan hubungan sosial kemasyarakatan yang ditandai dengan meningkatnya sikap individualistis sebagai bentuk kemajuan dan derasnya ilmu pengetahuan dan teknologi.

"(individualistis) bukan cerminan karakter bangsa kita. Saya berharap para wisudawan terus memegang teguh nilai-nilai kebangsaan, seperti; toleransi dan gotong-royong dalam perjalanan di masa depan," katanya.

Menutup orasi ilmiahnya, Wapres berharap agar UI dapat terus memberikan sumbangsih bagi pembangunan dan inovasi, baik di tingkat nasional maupun global. Dalam kesempatan ini, Wapres juga menyampaikan apresiasi atas upaya UI dalam meningkatkan kualitas SDM bangsa.

"Kepada seluruh jajaran pimpinan dan para pengajar UI, saya sampaikan apresiasi yang tinggi atas pengabdian dan ikhtiar dalam mencetak “Generasi Indonesia yang Cerdas dan Bermartabat," ujar Kiai Ma'ruf.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile