Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

Monday, 30 Safar 1444 / 26 September 2022

 

30 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Kesuksesan Spider-Man: No Way Home Disebut Bisa Berdampak Buruk Bagi Marvel

Ahad 27 Feb 2022 21:49 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Qommarria Rostanti

Kesuksesan Spider-Man: No Way Home bisa berakibat buruk bagi Marvel. (ilustrasi)

Kesuksesan Spider-Man: No Way Home bisa berakibat buruk bagi Marvel. (ilustrasi)

Foto: Sony/Marvel
Spider-Man: No Way Home membuka sebanyak mungkin pintu.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Spider-Man: No Way Home membawa kesuksesan besar bagi Marvel Cinematic Universe (MCU) meski di tengah pandemi. Tapi kesuksesannya bisa berarti menjadi tantangan tak terduga bagi MCU. Dengan pandemi yang menutup bioskop selama berbulan-bulan pada 2020, bioskop harus berjalan tertatih-tatih menjadi sesuatu yang menyerupai normal.

 

No Way Home membuka multiverse Marvel dengan banyak penjahat dari semesta lain, setelah ucapan mantra yang salah oleh Doctor Strange (Benedict Cumberbatch). Mantra itu juga membawa dua Spider-Man lainnya, yang diperankan oleh Tobey Maguire dan Andrew Garfield, ketiganya bekerja sama untuk mengirim semua orang pulang.

Baca Juga

Di akhir No Way Home, Spider-Man Tom Holland menghadapi tantangan baru di dunia di mana ingatan Peter Parker telah terhapus, ini memberi sinyal Spider-Man 4. Dengan menggunakan multiverse sebagai konsep inti dari ceritanya, No Way Home membuka pintu bagi Spider-Man versi Maguire dan Garfield untuk dihidupkan kembali. 

Sudah ada indikasi yang cukup besar bahwa No Way Home hanyalah awal dari setiap penyesuaian, tapi itu hanya puncak gunung es. Ketika No Way Home menjadi megahit bioskop tahun 2021, obrolan segera mulai muncul tentang Spider-Men Tobey Maguire dan Andrew Garfield yang melanjutkan franchise Spider-Man mereka masing-masing.

Hari-hari Spider-Man Maguire dan Garfield tampaknya semakin tak terelakkan. Sementara itu, film Into the Spider-Verse memiliki dua sekuel. Spider-Man: Across the Spider-Verse (akan dirilis dalam dua bagian). Pada saat yang sama, Venom Tom Hardy tampaknya akan berpapasan dengan salah satu dari tiga Peter Parker.

Akhir No Way Home menunjukkan Peter Tom Holland harus memulai hidupnya kembali di dunia yang telah melupakannya, dengan jelas menunjukkan setidaknya satu petualangan lagi di MCU dengan Spider-Man-nya. Holland juga mulai membangun karier non-Spider-Man, dengan rilis film terbarunya Uncharted.

Dilansir di laman Screen Rant, Ahad (27/2/2022), dengan multiverse menjadi tren film superhero baru, studio memiliki lebih banyak kebebasan untuk menceritakan kisah paralel dengan beberapa versi dari satu karakter. MCU akan terus melakukan hal itu dengan Doctor Strange in the Multiverse of Madness, tetapi Spider-Man adalah situasi yang berbeda bagi mereka.

Spider-Verse Sony yang berkembang tidak akan menyebabkan kejatuhan MCU. Holland tetap sangat disukai sebagai Spidey MCU, dan No Way Home dengan baik mengatur cerita Peter Parker berikutnya dengan MJ Zendaya dan karakter lain sebagai yang harus dilihat bersama sisa waralaba.

Namun, ironi tidak dapat hilang bahwa rencana Sony untuk Spider-Man dan karakter terhubung lainnya, dapat mengubah waralaba berbasis Spider-Man mereka menjadi penantang MCU. Setelah Spider-Man: No Way Home membuka sebanyak mungkin pintu, semua taruhan benar-benar dibebankan pada MCU dan Spider-Verse Sony.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile