Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

Wednesday, 9 Rabiul Awwal 1444 / 05 October 2022

 

9 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Luhut: Kebijakan Transisi Pandemi Perlu Diterapkan Bertahap

Ahad 27 Feb 2022 21:20 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri, Antara/ Red: Ratna Puspita

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, kebijakan transisi dari pandemi Covid-19 perlu diterapkan secara bertahap. Dokumentasi

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, kebijakan transisi dari pandemi Covid-19 perlu diterapkan secara bertahap. Dokumentasi

Foto: Antara/Rosa Panggabean
Pemerintah perlu menyiapkan peta jalan untuk normalisasi aktivitas masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, kebijakan transisi dari pandemi Covid-19 perlu diterapkan secara bertahap. Selain itu, perlu menyiapkan peta jalan untuk normalisasi aktivitas masyarakat melalui kebijakan pengendalian Covid-19 dengan target agar tingkat hospitalisasi dan kematian tetap pada level rendah.

 

“Untuk itu, pemerintah akan melakukan berbagai langkah awal di antaranya peningkatan cakupan dosis vaksinasi kedua dan juga booster, peningkatan kapasitas active case surveillance, testing dan tracing, hingga jaminan akan fasilitas respons kesehatan yang mumpuni,” ujar Luhut saat konferensi pers usai rapat terbatas evaluasi PPKM, dikutip pada Senin (28/2/2022).

Baca Juga

Luhut mengatakan, semua kebijakan dalam proses transisi tidak dapat dilakukan secara terburu-buru dan hanya mengikuti tren yang ada. Menurutnya, mencapai situasi mendekati normal juga memerlukan cara pandang hidup dan kondisi yang baru.

“Tentunya hal ini yang perlu disiapkan oleh pemerintah dan juga masyarakat. Semua upaya yang ada perlu disertai edukasi yang mumpuni agar berdampingan bersama Covid-19 nantinya bukan hanya slogan,” kata dia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah tengah menyusun strategi untuk mengubah status pandemi Covid-19 menjadi endemi. Budi menjelaskan, berbagai negara yang sudah mencabut berbagai pembatasan terkait Covid-19 mempertimbangkan berbagai pendekatan. 

Karena itu, ia mengatakan, Jokowi meminta agar keputusan tersebut dipertimbangkan secara matang dengan memperhatikan berbagai pendekatan baik dari sisi sains, kesehatan, sosial, budaya dan ekonomi. "Kami juga mendapatkan arahan dari Bapak Presiden tadi atas masukan Bapak Menko mengenai strategi dari pandemi menjadi endemi, kami sudah siapkan protokolnya," kata Menkes dalam konferensi pers daring diikuti di Jakarta, Ahad (27/2/2022).

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile