Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

 

7 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Harga Gabah dan Beras di Provinsi Lampung Turun Jelang Panen Raya

Rabu 02 Mar 2022 08:24 WIB

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Nashih Nashrullah

Sejumlah pekerja mengeringkan gabah di pelataran penggilingan padi/ilustrasi. Musim panen raya di Lampung akan terjadi Maret-April mendatang

Sejumlah pekerja mengeringkan gabah di pelataran penggilingan padi/ilustrasi. Musim panen raya di Lampung akan terjadi Maret-April mendatang

Foto: Antara
Musim panen raya di Lampung akan terjadi Maret-April mendatang

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Harga gabah di tingkat petani/penggilingan dan juga harga beras di sentra produksi padi di Provinsi Lampung mengalami penurunan pada Februari 2022. Penurunan tersebut menjelang musim panen raya pada Maret–April mendatang.

 

“Meski ada penurunan, namun harga gabah kering giling (GKG) dan beras masih di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP),” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Endang Retno Sri Subiyandani, dalam keterangan persnya yang diterima, Rabu (2/3/2022).

Baca Juga

BPS melakukan 47 observasi pemantauan harga di empat kabupaten sentra produksi gabah di Lampung selama Februari 2022 terhadap pemantauan harga. Yakni di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Pringsewu.

Endang mengatakan, harga gabah tertinggi di tingkat petani pada gabah kualitas GKG Rp 5.700 per kg dan terendah Rp 5.100 per kg varietas Ciherang. Harga gabah tertinggi di tingkat penggilingan Rp 5.800 per kg dan terendah Rp 5.200 per kg varietas Ciherang.

Menurut dia, rata-rata komponen mutu hasil panen gabah kelompok kualitas GKG maupun GKP yang diperjualbelikan menunjukkan hasil yang kurang baik dilihat dari kadar air (KA) dan kadar hampa (KH). “Rata-rata harga gabah di petani dan di penggilingan mengalami penurunan pada Februari 2022,” kata Endang.

Penurunan  harga GKG di tingkat petani sebesar 1,19 persen dari Rp 5.380,83 per kg pada Januari 2022 menjadi Rp 5.316,86 per kg pada Februari 2022, dan di tingkat penggilingan turun 1,22 persen dari Rp 5.503,33 per kg pada Januari 2022 menjadi Rp 5.435,93 per kg pada Februari 2022.

BPS juga melakukan pemantauan harga beras di empat kabupaten pada bulan lalu. Kepala BPS Lampung, Endang, mengatakan harga beras tertinggi di tingkat penggilingan mencapai Rp 10.700 per kg untuk kualitas Premium jenis beras Ciherang, di Kecamatan Talang Padang, Tanggamus.

Dia mengatakan, harga beras terendah yang diperjualbelikan bulan ini mencapai harga Rp 8.000 per kg untuk beras kualitas medium jenis beras Muncul terdapat di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan. 

“Rata-rata komponen mutu beras yang diperjualbelikan pada Februari 2022 menunjukkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya,” katanya.

Rata-rata harga beras kualitas premium turun 2,82 persen dari Rp 10.009,09 per kg menjadi Rp 9.726,67 per kg. Sedangkan, rata-rata harga beras kualitas medium turun 2,24 persen dari Rp 8.925 per kg menjadi Rp 8.725 per kg. “Pada bulan ini tidak ditemukan beras kualitas asalan,” katanya.    

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile