Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

Tuesday, 8 Rabiul Awwal 1444 / 04 October 2022

 

8 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Lewat Lagu, Tulus Ingin Sajikan Bahasa Indonesia yang Elegan

Jumat 04 Mar 2022 23:05 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Musisi Tulus merilis album terbaru berjudul Manusia yang sepenuhnya berbahasa Indonesia.

Musisi Tulus merilis album terbaru berjudul Manusia yang sepenuhnya berbahasa Indonesia.

Foto: Dok. TulusCompany
Tulus merilis album Manusia berisi 10 lagu pada Jumat (4/3/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hampir semua lagu karya musisi Tulus menggunakan bahasa Indonesia. Tidak terkecuali 10 tembang yang ada di album studio kelima Tulus, Manusia, yang baru saja dirilis untuk khalayak.

 

"Album Manusia, yang dikedepankan adalah bahasa Indonesia dengan segala bentuk keeleganannya," kata Tulus pada konferensi pers virtual, Jumat (4/3/2022).

Baca Juga

Bukan berarti Tulus tidak pernah menulis lagu dalam bahasa asing. Tembang "Sepatu" yang termuat di album Gajah pernah dialihbahasakan ke bahasa Jepang dan diedarkan di negara tersebut dengan judul "Kutsu".

Menurut Tulus, eksplorasi bahasa dalam penulisan lagu sangat menyenangkan. Dia senang menggunakan bahasa Indonesia, namun tidak menutup diri untuk merilis karya dalam bahasa lain.

Olah kata dalam lirik lagu di album Manusia diakui Tulus semakin matang. Penerima penghargaan AMI Awards 2019 kategori penyanyi solo pria/wanita urban terbaik itu juga memuat pesan lain lewat lagu-lagunya.

Tulus hendak mengobarkan semangat menjaga jiwa muda di tengah dinamika hati dan rasa. Sang musisi juga melontarkan pertanyaan tentang hidup, apresiasi diri, dan ragam emosi dalam merayakan kehidupan.

Teknik bernyanyi Tulus di beberapa lagu dalam album //Manusia// ikut berkembang. Lirik pada sejumlah lagu lebih 'rapat' sehingga selipan melodinya pun lumayan kompleks apabila dibandingkan dengan lagu-lagu terdahulu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile