Bareskrim Naikan Status Crazy Rich Bandung Doni Salmanan ke Penyidikan

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko. | Foto: Dok Humas Polri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri meningkatkan status penanganan perkara pengusaha Doni Salmanan (DS), yang juga mengaku sebagai crazy rich asal Bandung, dari penyelidikan ke penyidikan. Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

"Sudah dilakukan gelar perkara pada hari ini, Jumat 4 Maret 2022, dan telah diputuskan terhadap perkara DS dinaikkan statusnya dari penyelidikan," kata Gatot dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (4/3/2022).

Sejak kasus tersebut dilaporkan, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi, yang terdiri atas tujuh saksi pelapordan tiga saksi ahli. "Sampai dengan saat ini, penyidik sudah meminta keterangan terhadap 10 orang saksi dengan rincian tujuh orang saksi dan tiga orang saksi ahli; untuk saksi adalah saksi pelapor," ucap Gatot.

Bareskrim Polri sebelumnya telah menerima laporan dari masyarakat yang menjadi korban dugaan penipuan investasi melalui aplikasi Binomo, dengan terlapor Doni Salmanan. Doni juga salah satu afiliator Binomo bersama tersangka Indra Kenz atau Indra Kusuma (IK), yang sudah lebih dulu ditangkap dan ditahan penyidik Bareskrim. Dia dilaporkan terkait pelanggaran Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Kasus dugaan penipuan investasi aplikasi Binomosaat ini masih ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipidsus) Bareskrim Polri. Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan, ada sejumlah korban yang melaporkan Doni ke Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Meskipun laporan ditangani di direktorat yang berbeda, Whisnu memastikan proses penyidikan Binomo akan tetap berjalan dan bisa menyidik Doni Salmanan. "Enggak apa-apa, di siber bisa menyidik, kami juga bisa menyidik pengembangannya," ujar Whisnu.

Terkait


Polri Blokir Empat Rekening Indra Kenz, Isinya Puluhan Miliar Rupiah

Indra Kenz Jadi Tersangka dan Ditahan: Masuk Penjara Juga Privilege Lho!

Jadi Tersangka, Penyidik Telusuri Aset Indra Kenz

Jangan Berhenti di Indra Kenz

Indra Kenz Langsung Ditahan Seusai Diperiksa Bareskrim

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image
Light Dark