Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

11 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

The Jakmania: Persija Jakarta Harus Evaluasi Total Setelah Gagal Capai Target

Selasa 08 Mar 2022 22:55 WIB

Red: Endro Yuwanto

Para pendukung Persija Jakarta, the Jakmania.

Para pendukung Persija Jakarta, the Jakmania.

Foto: Yogi Ardhi/Republika
Permasalahan Persija dinilai muncul dari dalam dan luar lapangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum The Jakmania Diky Budi Ramadhan mengatakan, Persija harus melakukan evaluasi total. Ini setelah skuad Macan Kemayoran gagal mencapai target yaitu menuntaskan Liga 1 Indonesia 2021/2022 minimal di posisi tiga besar.

"Semoga Persija bergerak cepat untuk mengevaluasi tim. Persija harus tetap berada di level tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia," ujar Diky usai acara Diskusi "Turun Minum" yang digelar PSSI Pers di Jakarta, Selasa (8/3/2022) malam.

Baca Juga

The Jakmania, pria yang biasa disapa Diky Soemarno itu melanjutkan, menilai bahwa permasalahan Persija muncul dari dalam dan luar lapangan. Dari dalam, kelompok suporter Macan Kemayoran yang berdiri sejak 19 Desember 1997 itu melihat ada proses yang salah sehingga hasil pertandingan kerap tidak sesuai keinginan, meski secara kemampuan individu pemain Persija tidak kalah dari tim-tim lawan.

Persoalan selanjutnya, Persija memiliki pemain dengan usia yang jaraknya cukup jauh. Diky menyebut ini seperti "om" dan "keponakan". Inilah yang disebutnya menjadi sebab komunikasi tidak berjalan maksimal.

Kemudian, terkait faktor dari luar lapangan, Diky merasa ada faktor keputusan maupun kebijakan manajemen yang kurang pas. "Ada proses yang tidak terbentuk di luar lapangan sehingga terpengaruh ke permainan," jelasnya.

Oleh karena itu, The Jakmania meminta pertanggungjawaban baik dari manajemen, termasuk manajer Persija Bambang Pamungkas, maupun jajaran kepelatihan.

"Ketika gagal mewujudkan target, maka mesti ada pertanggungjawaban. Salah satu caranya adalah dengan merombak tim mulai musim depan. Kami ingin target musim depan harus juara," kata Diky.

Setelah dikalahkan Bali United dengan skor 1-2 pada Ahad (6/3/2022) di Bali, peluang Persija untuk menduduki peringkat tiga besar lenyap. Saat ini, skuad Macan Kemayoran memiliki 38 poin dari 28 pertandingan dan berada di posisi ketujuh klasemen sementara.

Artinya, andai Persija mampu menundukkan enam lawan pamungkasnya di Liga 1 Indonesia musim ini, total poin yang diraih hanya 56. Jumlah tersebut tidak bisa melampaui poin tim peringkat ketiga saat ini, Arema FC yang sampai pekan ke-29, mempunyai 58 poin. Jumlah poin serupa juga dimiliki oleh Bhayangkara FC di peringkat keempat.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile