Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

 

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Inggris Alami Lonjakan Kasus Rawat Inap Covid-19, Tiga Faktor Ini Penyebabnya

Kamis 10 Mar 2022 22:05 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Covid-19 (ilustrasi). Tingginya kasus Covid-19 di Inggris dikhawatirkan dapat berlangsung lama.

Covid-19 (ilustrasi). Tingginya kasus Covid-19 di Inggris dikhawatirkan dapat berlangsung lama.

Foto: www.pixabay.com
Kasus rawat inap penderita Covid-19 di Inggris kembali melonjak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus warga Inggris positif Covid-19 yang membutuhkan perawatan rumah sakit kembali melonjak. Beberapa ahli mengungkapkan bahwa ada tiga faktor yang mungkin memicu terjadinya lonjakan tersebut.

 

Secara umum, kasus baru Covid-19 di Inggris pada 2-8 Maret 2022 tampak mengalami peningkatan sebanyak 39,2 persen. Sedangkan pada periode 26 Februari sampai 4 Maret 2022 terjadi peningkatan sebesar 11,1 persen dibandingkan pekan sebelumnya, dengan total 8.763 pasien.

Baca Juga

Di antara pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, tercatat ada 268 pasien yang menggunakan ventilator per 7 Maret 2022. Inggris juga telah mengumumkan adanya 729 kasus kematian Covid-19 antara 2-8 Maret. Jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 1,6 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Direktur Clinical Operational Research Unit di University College London, Christina Pagel, menilai tingginya kasus Covid-19 di Inggris saat ini bisa bertahan lama alias berjangka panjang. Hal ini bisa terjadi salah satunya adalah akibat dominasi subvarian omicron, BA.2.

Mengacu pada pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), subvarian omicron ini memiliki kemampuan penularan yang lebih tinggi dibandingkan strain (galur) omicron orisinal, yaitu BA.1. Subvarian BA.2 dikenal juga sebagai "Son of Omicron" atau "Stealth Omicron".

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile