Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

5 Zulhijjah 1443
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Khutbah Jumat di Brunei: Jangan Pernah Abaikan Kedua Orang Tua  

Sabtu 12 Mar 2022 10:53 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Nashih Nashrullah

Berbakti kepada kedua orang tua. Para imam khutbah Jumat di Brunei tekankan pentingnya sayang orang tua

Berbakti kepada kedua orang tua. Para imam khutbah Jumat di Brunei tekankan pentingnya sayang orang tua

Foto: Republika/Lilis Sri Handayani
Para imam khutbah Jumat di Brunei tekankan pentingnya sayang orang tua

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR SERI BEGAWAN – Para Imam di Brunei Darusaalam mengingatkan umat Muslim atas pentingnya perhatian dan peran mereka kepada orang tua. Dalam khutbah Jumatnya, jamaah diingatkan untuk tidak menggunakan jadwal kehidupan yang padat sebagai alasan untuk mengabaikan mereka. 

"Tidak boleh meninggikan suara atau menggunakan kata-kata kasar ketika berbicara dengan orang tua kita. Kita harus memastikan kesejahteraan mereka dan tidak membiarkan mereka tanpa pengawasan, terutama jika mereka tidak mampu secara fisik," kata mereka dalam khutbah Jumat, dikutip di Borneo Bulletin, Sabtu (12/3/2022). 

Baca Juga

Mereka juga menganjurkan agar lebih baik jika anak-anak dapat tetap tinggal bersama orang tuanya. Namun, jika hal itu tidak memungkinkan, maka sebagai buah hati mereka harus mengunjungi secara teratur. 

Para imam juga mengajak untuk terus mendoakan keselamatan para orang tua, menempatkan mereka sebagai prioritas dan tidak menganggap mereka sebagai beban. 

"Mandikan mereka dengan cinta dan perhatian saat mereka masih hidup; dan bagi yang telah meninggal, berziarah ke makamnya atau bersedekah,” lanjutnya. 

Selanjutnya, dalam khutbah itu disampaikan Islam memerintahkan umat-Nya untuk menjadi baik dan menghormati orang tua, menempatkan mereka dalam posisi yang lebih tinggi karena jasa mereka dalam membesarkan dan mendidik anak-anaknya, memastikan kebutuhan anaknya. 

Jasa dan perbuatan baik para orang tua disebut tidak dapat dikompensasikan dengan uang tunai atau imbalan dalam bentuk apapun. 

“Jika seorang individu dapat memiliki ikatan yang kuat dengan seorang teman di kantor atau sekolah, maka tidak ada alasan untuk mengabaikan kesejahteraan orang tuanya,” lanjut para Imam. 

Umat Islam juga diimbau untuk berbakti kepada orang tua, apapun keyakinan yang mereka anut, selama orang tua tidak menyuruh mereka melakukan perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Islam, berdosa, atau bertentangan dengan perintah Allah SWT. 

Terakhir, para Imam menyebut orang tua adalah jalan bagi anak-anaknya untuk masuk surga. Jika anak-anak melakukan perbuatan baik untuk orang tuanya dan mempraktikkan tindakan yang tidak bertentangan dengan keyakinan, surga akan menanti di akhirat. 

 

Sumber: borneobulletin 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile