Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

 

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Rakorda PDIP Sumut Dihadiri Para Kepala Daerah, Ini Pesan Megawati

Ahad 13 Mar 2022 16:00 WIB

Red: Agung Sasongko

Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PDIP Sumatera Utara (Sumut).

Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PDIP Sumatera Utara (Sumut).

Foto: istimewa
PDIP Sumut gelar rakorda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memimpin Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PDIP Sumatera Utara (Sumut), demi menguatkan komitmen partai untuk sukses di Pemilu 2024. Konsolidasi partai dengan memerkuat kegotong royongan diserukan oleh pimpinan pusat PDIP.

 

Hasto menyampaikan salam dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri kepada para kader partai berlambang kepala banteng itu.

Baca Juga

“Pesan dari Ibu Megawati, bahwa kita harus terus memerkuat gerakan turun ke bawah, gerakan mengakar ke rakyat. Yakinlah jika mengakar ke rakyat, kita akan selamanya berada di hati rakyat,” kata Hasto dalam acara yang bertempat di kantor DPD PDIP Sumut di Kota Medan, dalam keterangan tertulisnya, Ahad (13/3/2022) malam.

“Maka DPRD dan kader yang duduk sebagai eksekutif yang bertugas harus benar-benar melaksanakan dan mewujudkan gerakan itu,” urai Hasto.

“PDI Perjuangan di Sumatera Utara harus kompak dan rajin bergerak. Selalu lakukan evaluasi. Ibu Mega sudah memberikan contoh dengan setiap hari melakukan evaluasi dan mengecek kegiatan partai. Tiada hari tanpa gerakan, terus bergerak. Gotong royong harus hidup sehingga kita memastikan menjadi pemenang pemilu yang akan datang,” tegas Hasto.

Hasto mengatakan DPP PDIP mendorong agar pengurus partai di suatu daerah juga memiliki tanggung jawab membantu di wilayah lain di sekitarnya yang lebih lemah. Semisal, PDIP Sumut punya tanggung jawab bergotong royong membantu wilayah di sekitarnya yang lebih lemah secara politik. 

“Semisal di wilayah Aceh. Ketika langkah konsolidasi, ya lebarkan sampai ke sana. Artinya kepemimpinan kita bukan hanya untuk Sumut, namun juga untuk wilayah sekitar kita yang relatif lemah seperti Aceh,” ujar Hasto.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile