Kamis 17 Mar 2022 19:42 WIB

Kalteng Petakan Kebun Sawit Rakyat Terindikasi Masuk Kawasan Hutan

Pemprov Kalteng akan memetakan kebun sawit rakyat terindikasi masuk kawasan hutan.

Perkebunan kelapa sawit rakyat di Kalteng terindikasi masuk kawasan hutan akan dipetakan (ilustrasi)
Perkebunan kelapa sawit rakyat di Kalteng terindikasi masuk kawasan hutan akan dipetakan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKARAYA -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendata dan memetakan lahan sawit pekebun atau kebun sawit rakyat yang terindikasi berada dalam kawasan hutan.

"Saya minta kepala dinas kabupaten dan kota yang menangani sektor perkebunan, proaktif mendata dan memetakan," kata Penjabat Sekda Nuryakin.

Baca Juga

Melalui kegiatan ini, ia ingin dimiliki data kondisi existing luas lahan sawit para pekebun yang tersebar di Kalteng. Dengan mengetahui data ini, akan memudahkan dalam penyelesaian tata ruang.

Utamanya dari sektor kehutanan dan penataan ruang untuk komoditi perkebunan serta lainnya. Pendataan dan pemetaan ini juga sebagai salah satu program Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD PKSB) Kalteng.

"Sebagaimana amanat Inpres 6 tahun 2019 dan Peraturan Gubernur Kalteng nomor 53 tahun 2020," terangnya.

Ia menjabarkan, untuk pembangunan kelapa sawit berkelanjutan, perlu dukungan penyelesaian permasalahan berkaitan legalitas lahan, produktivitas, serta membangun sinergi kemitraan antar lembaga.

Utamanya perusahaan besar swasta (PBS) dengan pekebun swadaya melalui pola plasma maupun kemitraan lainnya. Diharapkan kabupaten dan kota yang belum menyusun RAD PKSB dapat segera menyusunnya.

Sementara itu dalam pelaksanaan diskusi bersama persiapan pendataan dan pemetaan tersebut, juga melibatkan berbagai pihak terkait lainnya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Ma'idah ayat 6)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement