Sunday, 3 Jumadil Awwal 1444 / 27 November 2022

Sunday, 3 Jumadil Awwal 1444 / 27 November 2022

3 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Puluhan Pemukim Israel Menerobos Masuk ke Al Aqsa

Senin 21 Mar 2022 00:20 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah

Sekelompok orang Yahudi mengunjungi Temple Mount, yang dikenal oleh umat Islam sebagai Tempat Suci, di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, Kamis, 27 Januari 2022. Puluhan Pemukim Israel Menerobos Masuk ke Al Aqsa

Sekelompok orang Yahudi mengunjungi Temple Mount, yang dikenal oleh umat Islam sebagai Tempat Suci, di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, Kamis, 27 Januari 2022. Puluhan Pemukim Israel Menerobos Masuk ke Al Aqsa

Foto: AP/Mahmoud Illean
Para pemukim itu justru diberi perlindungan petugas polisi Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Puluhan pemukim Israel yang dijaga oleh polisi Israel menerobos masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem yang dijajah, Ahad (20/3/2022). Mereka kemudian melakukan ritual di halamannya. 

Koresponden Wafa mengatakan sejumlah pemukim Israel memasuki tempat suci dalam kelompok dan melakukan ritual dan doa Talmud di sana. Para pemukim itu justru diberi perlindungan petugas polisi Israel.

Baca Juga

Aktivis sayap kanan Israel telah berulang kali mendorong peningkatan kehadiran pemukim Israel di Al Aqsa. Padahal ada perjanjian perwalian bersama antara Israel dan Yordania yang melarang masuknya pemukim Yahudi ke tempat suci.

Badan wakaf Islam Yerusalem telah berulang kali menggambarkan tur para pemukim sebagai tindakan provokatif. Mereka mengatakan jamaah dan penjaga Palestina di Al-Aqsa merasa tidak nyaman dengan kehadiran polisi Israel dan pemukim yang mengunjungi situs suci Islam.

Dilansir dari Wafa News, Ahad (20/3/2023), seperti diketahui, Israel merebut Yerusalem Timur, di mana Masjid Al-Aqsa berada, selama Perang Enam Hari pada 1967 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Sebelumnya, kurang dari sebulan sebelum Ramadhan datang, warga Palestina memang bersiap menghadapi lebih banyak kekerasan Israel. Para aktivis mengatakan ada sejumlah alasan mengapa mereka percaya ketegangan akan meningkat dalam beberapa pekan mendatang, terutama di Tepi Barat dan Yerusalem.

Alasannya antara lain, meningkatnya ketegangan di penjara-penjara Israel, di mana ribuan tahanan Palestina mengancam akan melakukan mogok makan sebagai protes atas tindakan represif dan. Ditambah juga serangan pasukan pertahanan Israel (IDF) ke kota-kota Palestina, desa-desa dan kamp-kamp pengungsi hingga ancaman pengusiran keluarga dari lingkungan Sheikh Jarrah. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 

TERPOPULER

Kesultanan Mughal dan Dominasi Inggris di India

Ahad , 27 Nov 2022, 00:00 WIB

 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile