Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

Sunday, 10 Jumadil Awwal 1444 / 04 December 2022

10 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Sumbar Bentuk Tim Pengawas untuk Atasi Kelangkaan Solar

Senin 28 Mar 2022 09:52 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil

Foto udara sejumlah truk mengantre mengisi bahan bakar solar bersubsidi dan menyebabkan kemacetan di SPBU Palapa, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Rabu (16/3/2022). Antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di provinsi itu karena bahan bakar solar bersubsidi cepat habis.

Foto udara sejumlah truk mengantre mengisi bahan bakar solar bersubsidi dan menyebabkan kemacetan di SPBU Palapa, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Rabu (16/3/2022). Antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di provinsi itu karena bahan bakar solar bersubsidi cepat habis.

Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra
Kelangkaan BBM jenis solar bersubsidi masih terjadi di Sumatra Barat.

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG-- Kelangkaan BBM jenis solar bersubsidi masih terjadi di Sumatra Barat. Antrian panjang truk-truk dan kendaraan yang memakai BBM solar masih terjadi di beberapa titik.

Untuk mengatasi hal itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengatakan pihaknya sudah membentuk  tim pengawasan solar di tengah masyarakat. Hal ini dilakukan merespon kelangkaan solar yang tengah terjadi.

Baca Juga

Tim pengawas terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, perdagangan, Kejaksaan dan dinas terkait.

“Tim pengawas ini sudah berjalan untuk Sumbar, kita juga sudah buat surati untuk tambahan kebutuhan kita,” kata Mahyeldi, Senin (28/3) di Padang.

Pantauan Republika di salah satu SPBU di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, beberapa polisi berjaga di SPBU. Polisi membantu mengatur antrian BBM agar tidak membuat kemacetan di jalan raya.

Meski begitu, Mahyeldi menyebut persoalan ini tergantung Pertamina untuk menambah kuota solar bersubsidi. Ia berharap Pertamina mengabulkan permintaan Pemprov supaya tidak ada lagi antrian panjang truk-truk besar di SPBU untuk mendapatkan solar.

Ia juga berharap pertamina dan tim pengawas dapat mencegah adanya penimbunan. Solar yang disediakan Pertamina menurut dia harus tersalurkan secara tepat sasaran.

"Tim ini nantinya akan mengawasi perdagangan solar di Sumbar, tujuannya agar kelangkaan solar di Sumbar berkurang,” ujar Mahyeldi.

 

 

 

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile