Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

 

3 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

PM Palestina: Normalisasi Arab-Israel tanpa Setop Penjajahan adalah Ilusi

Senin 28 Mar 2022 13:37 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah

Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh tiba untuk menghadiri KTT COP26 di Scottish Event Campus (SEC) di Glasgow, Skotlandia. PM Palestina: Normalisasi Arab-Israel tanpa Setop Penjajahan adalah Ilusi

Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh tiba untuk menghadiri KTT COP26 di Scottish Event Campus (SEC) di Glasgow, Skotlandia. PM Palestina: Normalisasi Arab-Israel tanpa Setop Penjajahan adalah Ilusi

Foto: AP/Phil Noble/Pool Reuters
PM Palestina kritik pertemuan baru-baru ini antara negara-negara Arab dan Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad Shtayyeh mengkritik pertemuan baru-baru ini antara negara-negara Arab dan Israel. Ia menekankan berbagai pertemuan itu jika tanpa mengakhiri penjajahan Israel adalah ilusi.

 

“Kami mengikuti dengan prihatin gerakan Israel di kawasan itu. Pertemuan normalisasi Arab tanpa mengakhiri pendudukan Israel atas Palestina hanyalah ilusi, fatamorgana, dan  hadiah gratis untuk Israel," kata Perdana Menteri pada awal pertemuan kabinet mingguan di Ramallah dilansir dari Wafa News, Senin (28/3/2022).

Baca Juga

Shtayyeh mengacu pada pertemuan para menteri luar negeri Mesir, Maroko, Bahrain, dan Uni Emirat Arab (UEA) dengan rekan-rekan mereka dari Israel dan AS yang diadakan hari ini dan kemarin di gurun Naqab di Selatan Israel.

“Israel mengabaikan penyebab rakyat kami, setengah dari mereka berada di bawah pendudukan dan setengah lainnya di kamp-kamp pengungsi, di pengasingan dan diaspora. Terlepas dari upaya Israel untuk mengabaikan hak-hak kami, memperluas pemukiman kolonialnya, mendirikan pos pemeriksaan, membunuh dan menangkap kami, dan menghancurkan setiap peluang perdamaian dengan kami, kami tidak pernah lebih bertekad untuk menghadapi mesin Israel ini yang menghancurkan orang-orang dan tanah suci kami,” ujarnya. 

“Mereka yang tidak ingin melihat kebenaran tahu bahwa kami akan tetap setia pada tanah kami, kesucian kami, bangsa Arab, sejarah kami, masa kini bangsa kami, kebebasan orang-orang heroik kami yang bertekad untuk menggagalkan semua skema yang bertujuan merusak hak kita untuk kemerdekaan, kedaulatan dan kebebasan," tambahnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile