Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Wiku Dorong Tingkatkan Angka Testing

Selasa 29 Mar 2022 16:47 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Friska Yolandha

Petugas kesehatan melakukan tes usap (swab test) antigen di Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (27/12). Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mendorong agar angka testing Covid-19 dapat terus ditingkatkan meskipun tak lagi menjadi syarat perjalanan.

Petugas kesehatan melakukan tes usap (swab test) antigen di Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (27/12). Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mendorong agar angka testing Covid-19 dapat terus ditingkatkan meskipun tak lagi menjadi syarat perjalanan.

Foto: Republika/Thoudy Badai
Pekan ini terjadi penurunan angka testing, seiring dengan turunnya positivity rate.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mendorong agar angka testing Covid-19 dapat terus ditingkatkan meskipun tak lagi menjadi syarat perjalanan. Ia menyebut, saat ini jumlah orang yang diperiksa baik menggunakan PCR maupun antigen tercatat mengalami penurunan.

 

Pada minggu ini, total jumlah orang yang diperiksa sebesar 700 ribu, yang terdiri dari 185 ribu pemeriksaan PCR dan 517 pemeriksaan antigen. Jumlah inipun tergolong rendah mengingat pada puncak Omicron, jumlah orang yang diperiksa mencapai lebih dari dua juta, yang terdiri dari 650 ribu pemeriksaan PCR dan 1,4 juta menggunakan antigen.

Baca Juga

“Sayangnya jumlah orang yang diperiksa baik dengan PCR maupun antigen mengalami penurunan,” ujar Wiku saat konferensi pers melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/3/2022).

Penurunan angka testing ini juga seiring dengan penurunan angka positivity rate mingguan. Satgas mencatat, positivity rate mingguan di tingkat nasional menurun dari 8,81 persen menjadi 5,20 persen pada minggu ini.

Karena itu, Wiku mendorong masyarakat untuk tetap melakukan testing ketika mengalami gejala maupun kontak erat dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19. Ia menekankan, testing diperlukan untuk mencegah penularan kasus semakin meluas.

“Angka testing harus terus kita tingkatkan agar tidak ada orang positif yang tidak teridentifikasi di tengah-tengah kita,” kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile