Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

 

10 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Musim Panen, Harga Gabah-Beras Kompak Turun Selama Maret 2022

Jumat 01 Apr 2022 05:33 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Nidia Zuraya

Petani mengikat karung berisi gabah di area persawahan (ilustrasi). Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan terjadi penurunan harga gabah hingga beras selama bulan Maret 2022. Penurunan harga itu bertepatan dengan masuknya musim panen raya pertama tahun ini sehingga pasokan melimpah dan menurunkan harga jual.

Petani mengikat karung berisi gabah di area persawahan (ilustrasi). Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan terjadi penurunan harga gabah hingga beras selama bulan Maret 2022. Penurunan harga itu bertepatan dengan masuknya musim panen raya pertama tahun ini sehingga pasokan melimpah dan menurunkan harga jual.

Foto: Antara/Arnas Padda
Rata-rata harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 4.570 per kg.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan terjadi penurunan harga gabah hingga beras selama bulan Maret 2022. Penurunan harga itu bertepatan dengan masuknya musim panen raya pertama tahun ini sehingga pasokan melimpah dan menurunkan harga jual.

 

Kepala BPS, Margo Yuwono, menyampaikan, rata-rata harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani tercatat sebesar Rp 4.570 per kg, atau turun 5,76 persen dari bulan sebelumya. Sementara harga GKP di level penggilingan juga mengalami penurunan 5,20 persen.

Baca Juga

Seiring dengan turunnya harga gabah, maka rata-rata harga beras premium di penggilingan turun 0,41 persen menjadi Rp 9.787 per kg. Adapun untuk jenis medium turun 0,38 persen menjadi Rp 9.323 per kg. Penurunan juga terjadi untuk beras di luar kualitas sebesar 0,01 persen menjadi Rp 9.061 persen.

"Harga beras di tingkat grosir ada bulan Maret juga turun 0,08 persen bila dibandingkan Februari begitu pula harga beras eceran yang rata-rata turun 0,23 persen," kata Margo dalam konferensi pers, Jumat (1/4/2022).

Margo menuturkan, penurunan harga beras itu juga sejalan dengan turunnya angka nilai tukar petani (NTP) khusus subsektor tanaman pangan. Tercatat NTP tanaman pangan turun 1,19 persen dari 100,43 poin bulan Februari menjadi 99,23 poin pada Maret

Penurunan NTP secara hitungan karena indeks harga yang diterima petani turun 0,57 persen sementara indeks harga yang dibayar petani justru naik 0,63 persen.

"Komoditas yang dominan (menyebabkan) penurunan NTP ya dari gabah karena saat ini terjadi panen harga turun, ini terbukti di Maret 2022," kata dia.

Sementara itu, nilai tukar usaha petani (NTUP) juga turun 0,91 persen. Dari 100,17 poin menjadi 99,26 poin.  

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile