Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

 

2 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Bengkulu Kekurangan Stok Vaksin Sinovac

Senin 04 Apr 2022 13:00 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Vaksinator menyiapkan dosis vaksin Covid-19 Sinovac untuk anak. Vaksin Covid-19 Sinovac dialokasikan untuk anak usia enam hingga 11 tahun. Sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu kehabisan stok vaksin Sinovac.

Vaksinator menyiapkan dosis vaksin Covid-19 Sinovac untuk anak. Vaksin Covid-19 Sinovac dialokasikan untuk anak usia enam hingga 11 tahun. Sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu kehabisan stok vaksin Sinovac.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Dinkes Provinsi Bengkulu mengajukan penambahan stok vaksin Covid-19 Sinovac.

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BENGKULU -- Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mengatakan beberapa wilayahnya kekurangan stok vaksin Covid-19 Sinovac. Pihaknya telah mengajukan penambahan vaksin jenis itu ke Kementerian Kesehatan RI.

 

"Sejumlah kabupaten saat ini membutuhkan vaksin jenis Sinovac untuk vaksinasi kelompok masyarakat yang sudah ditetapkan dengan vaksin itu," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Senin (4/4/2022).

Baca Juga

Vaksin Sinovac tersebut dikhususkan untuk anak usia enam hingga 11 tahun. Sebab, kelompok usia tersebut belum diperbolehkan menggunakan vaksin jenis lain.

Selain itu, keterbatasan stok vaksin jenis Sinovac menyebabkan beberapa wilayah di Provinsi Bengkulu belum mencapai target capaian vaksinasi. Daerah di Provinsi Bengkulu dengan capaian vaksinasi Covid-19 di bawah 95 persen, yaitu Kabupaten Kaur untuk dosis pertama mencapai 94,01 persen, dosis kedua sekitar 73,92 persen, dan dosis ketiga 6,55 persen.

Kota Bengkulu untuk capaian dosis pertama 93,55 persen, dosis kedua 74,82 persenm dan dosis ketiga 9,63 persen. Kabupaten Bengkulu Selatan untuk dosis pertama 92,93 persen, dosis kedua 73,02 persen dan dosis ketiga 6,41 persen.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile