Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

14 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Tuchel tak Lagi Dengar Pendapat Pemain di Rapat Tim Chelsea

Jumat 08 Apr 2022 20:54 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel.

Pelatih Chelsea Thomas Tuchel.

Foto: AP Photo/Ian Walton
Tuchel tak lagi berdiskusi ataupun mendengarkan pendapat dari para pemain Chelsea.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Thomas Tuchel mengubah pendekatannya dalam memimpin Chelsea. Pelatih asal Jerman itu sudah tidak lagi berdiskusi ataupun mendengarkan pendapat dari para pemain dalam rapat tim utama the Blues pascakekalahan memalukan dari Real Madrid.

Ini menjadi langkah yang diambil Tuchel usai raihan mengecewakan the Blues di dua laga terakhir. Setelah dibekap Brentford, 1-4, di lanjutan Liga Primer Inggris, akhir pekan lalu, Chelsea dipermalukan Real Madrid, 1-3, di laga leg pertama babak semifinal Liga Champions, di Stamford Bridge, Kamis (7/4/2022) dini hari WIB.

Baca Juga

Dua kekalahan ini dinilai menjadi titik terendah penampilan juara bertahan Liga Champions tersebut. Ini menjadi kekalahan beruntun yang dialami the Blues sejak September 2021.

Tidak hanya itu, kebobolan total tujuh gol dalam dua laga secara beruntun juga menjadi rekor terburuk Chelsea sejak ditangani oleh Tuchel.

''Rapat tim terakhir, Kamis (7/4/2022) waktu setempat, sudah bukan lagi diskusi. Saya memberikan pandangan diperlukan. Biasanya, kami meminta pendapat dari para pemain. Namun, setelah dua pertandingan terakhir, sangat penting buat kami untuk menekankan pandangan kami,'' ujar Tuchel seperti dilansir Express, Jumat (8/4/2022).

Mantan pelatih Paris Saint Germain (PSG) tersebut menilai, di dua laga terakhir, terutama saat menghadapi Los Blancos, Chelsea kehilangan struktur permainan. Padahal, selama ini aspek tersebut menjadi salah satu kekuatan utama klub asal London Barat tersebut.

Tidak hanya itu, the Blues juga kehilangan ritme saat melancarkan serangan. Kondisinya bertambah parah dengan kurangnya intensitas dan komitmen dari para pemain dalam fase bertahan.

Sederet problem itu menjadi evaluasi terbesar pascapenampilan mengecewakan Chelsea di dua laga terakhir. Kendati begitu, Tuchel menegaskan, ini bukanlah otokritik yang semata-mata ditujukan kepada para pemain.

''Kami akan mencari solusi, terutama dalam hal-hal kecil. Ini bukan soal kritik secara umum, tapi justru pada detail-detail kecil dalam skema permainan. Saya menyukai para pemain yang ada di tim ini. Kami bisa bangkit bersama-sama,'' ujar juru taktik Chelsea tersebut.

Chelsea memiliki kesempatan untuk kembali ke jalur kemenangan kala menerima lawatan Southampton di Stadion Stamford Bridge pada pekan ke-32 Liga Primer Inggris, Sabtu (9/4/2022) malam WIB.

Meski masih berada di peringkat ketiga klasemen sementara, Chelsea belum sepenuhnya aman untuk bisa finis di empat besar. Pasalnya, Arsenal terus mengintip di peringkat kelima dengan hanya terpaut lima poin dari the Blues.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile