Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

Friday, 4 Rabiul Awwal 1444 / 30 September 2022

 

4 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

BIN DIY Kejar Capaian Target Vaksinasi Selama Ramadhan

Rabu 13 Apr 2022 17:35 WIB

Rep: rizkyan adiyudha/ Red: Hiru Muhammad

Pelajar memperoleh vaksinasi saat Vaksinasi COVID-19 Massal untuk pelajar tingkat SMP dan SMA di SMA Budi Utama, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (14/7/2021). Dalam acara yang digagas oleh Badan Intelijen Negara (BIN) itu, pada hari ini tercatat?sebanyak 2.800 siswa SMP dan SMA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti vaksinasi COVID-19.

Pelajar memperoleh vaksinasi saat Vaksinasi COVID-19 Massal untuk pelajar tingkat SMP dan SMA di SMA Budi Utama, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (14/7/2021). Dalam acara yang digagas oleh Badan Intelijen Negara (BIN) itu, pada hari ini tercatat?sebanyak 2.800 siswa SMP dan SMA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti vaksinasi COVID-19.

Foto: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Kegiatan vaksinasi hingga malam ini akan diaksanakan setidaknya 14 hari ke depan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Badan Intelijen Negara Daerah Istimewa Yogyakarta (BIN DIY) mengintensifkan kegiatan vaksinasi hingga malam hari selama bulan puasa. Kepala BIN DIY, Brigjen Pol Andi Wibowo mengatakan, langkah ini guna mencegah lonjakan kasus positif usai libur lebaran nanti.

 

Dia mengatakan, vaksinasi malam hari akan terus digencarkan memanfaatkan waktu yang tersisa hingga mendekati Lebaran guna menyentuh target yang sudah ditetapkan.

Baca Juga

"Kegiatan vaksinasi hingga malam ini akan kita laksanakan setidaknya selama 14 hari ke depan supaya semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk vaksinasi," kata Andi dalam keterangan, Rabu (13/4/2022).

Menurutnya, vaksinasi malam hari merupakan terobosan baru bagi jajarannya guna mempermudah masyarakat mendapatkan vaksinasi. Dia mengatakan, ini mengingat pola aktivitas umat muslim memang berubah selama Ramadan.

"Vaksinasi pada malam hari dipilih karena masyarakat banyak beraktivitas di malam hari selama Ramadan seperti salat Tarawih, tadarusan hingga itikaf di masjid. Jadi, jemaah bisa tetap Sholat Tarawih, lalu mengikuti vaksinasi," katanya.

Jenderal bintang satu ini mengingatkan masyarakat soal pentingnya vaksinasi bagi kesehatan tubuh. Dengan vaksinasi, sambung dia, kualitas kekebalan komunal dapat terus ditingkatkan guna melawan ancaman Covid-19.

"Vaksinasi merupakan salah satu upaya untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat dalam menyambut Lebaran. Ketika sudah divaksin, masyarakat akan memiliki imunitas yang lebih tinggi, sehingga bisa berlebaran dan bertemu sanak keluarga," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile