Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Separuh Pemilih Prancis di Israel Pilih Capres Anti-Muslim Eric Zemmour 

Rabu 13 Apr 2022 16:07 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Nashih Nashrullah

 Kandidat presiden sayap kanan Prancis Eric Zemmour. Para kandidat presiden Prancis disinyalir memiliki sikap anti-Muslim dan Imigran

Kandidat presiden sayap kanan Prancis Eric Zemmour. Para kandidat presiden Prancis disinyalir memiliki sikap anti-Muslim dan Imigran

Foto: AP/Francois Mori
Para kandidat presiden Prancis disinyalir memiliki sikap anti-Muslim dan Imigran

REPUBLIKA.CO.ID, TELAVIV–Lebih dari setengah pemilih Prancis di Israel memilih kandidat sayap kanan Eric Zemmour sebagai pilihan mereka untuk presiden Prancis berikutnya. Data itu ditunjukkan dalam putaran pertama pemilihan, menurut penghitungan tidak resmi, Ahad (10/5/2022). 

 

Dilansir dari The New Arab, Selasa (12/4/2022), Zemmour disukai oleh 53,59 persen pemilih, sementara Presiden petahana Emmanuel Macron tertinggal di belakang 31,72 persen, menurut surat kabar Prancis Le Monde melaporkan pada hari Selasa. 

Baca Juga

Angka-angka ini tampaknya tanpa paralel di mana pun dan datang meskipun Zemmour hanya mengamankan sedikit lebih dari 7 persen suara secara keseluruhan dalam pemilihan. Penghitungan Israel tidak resmi, dengan Distrik Tel Aviv satu-satunya daerah yang angka awalnya dirilis pada hari Selasa. 

Zemmour sendiri merupakan sosok kontroverisal yang menerima denda Rp 155 juta pada Januari karena menghasut kebencian rasial.  Dia juga telah membuat berbagai komentar anti-Islam dan menganjurkan tindakan keras terhadap imigrasi. Zemmour diketahui adalah putra dari orang tua Yahudi Aljazair.  

Hasil resmi dan lengkap untuk pemilih luar negeri akan dikeluarkan pada Rabu(13/4/2022) setelah semua tantangan dipertimbangkan. Selain wilayah Tel Aviv, ada juga daerah pemilihan di Yerusalem. 

Ini termasuk pemilih di daerah-daerah yang mayoritas penduduknya Palestina di Yerusalem Timur, selain mereka yang ada di Tepi Barat, yang dilayani oleh sebuah tempat pemungutan suara di Ramallah. 

Hasil hari Selasa tidak menunjukkan pandangan rata-rata penduduk Prancis di Israel, Le Monde menekankan, mencatat bahwa hanya sekitar 10 persen dari mereka yang berhak memilih ikut serta dalam pemilihan. 

Prancis sekarang akan melanjutkan ke putaran kedua pemungutan suara, di mana warga harus memutuskan antara Macron yang berhaluan tengah dan Marine Le Pen yang sayap kanan. 

Zemmour telah meminta para pemilihnya untuk mendukung Le Pen sementara yang lain, termasuk Valérie Pécresse yang berhaluan tengah-kanan dan Anne Hidalgo yang berhaluan kiri-tengah, mendukung Macron.      

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile