Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

 

21 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Dinkes OKU: Stok Vaksin Booster Cukup Hingga Jelang Lebaran

Senin 18 Apr 2022 16:03 WIB

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi

Petugas kesehatan melayani warga yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster), Ahad (17/4/2022). Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, menjamin stok vaksin Covid-19 penguat (booster) mencukupi kebutuhan masyarakat di daerah itu hingga menjelang Idul Fitri.

Petugas kesehatan melayani warga yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster), Ahad (17/4/2022). Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, menjamin stok vaksin Covid-19 penguat (booster) mencukupi kebutuhan masyarakat di daerah itu hingga menjelang Idul Fitri.

Foto: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Saat ini tersedia lebih dari 10.000 dosis vaksin penguat untuk kebutuhan Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, OGAN KOMERING ULU -- Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan, menjamin stok vaksin Covid-19 penguat (booster) mencukupi kebutuhan masyarakat di daerah itu hingga menjelang Idul Fitri 1443 Hijriah/Lebaran 2022.

 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ogan Komering Ulu (OKU), Andi Prapto di Baturaja, OKU, Senin (18/4/2022), mengatakan, saat ini tersedia lebih dari 10.000 dosis vaksin penguat untuk kebutuhan Ramadhan.

Baca Juga

"Ada lebih dari 10.000 dosis vaksin jenis AstraZeneca dan Pfrizer yang dialokasikan dari Kota Palembang ke Kabupaten OKU beberapa hari lalu," kata Andi.

Puluhan ribu dosis vaksin ini telah didistribusikan ke 18 puskesmas di 13 kecamatan di Kabupaten OKU untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga pelosok desa. "Kalaupun masih kurang akan kami ajukan penambahan ke Pemerintah Provinsi Sumsel sesuai kebutuhan," kata dia.

Hal itu dilakukan mengingat masih banyaknya warga Kabupaten OKU yang belum divaksin dosis ketiga agar terhindar dari penyebaran Covid-19. Berdasarkan data, kata dia, hingga saat ini cakupan vaksin penguat di daerah itu masih tergolong rendah yaitu baru tercapai sekitar 5,4 persen dari 250 ribu target sasaran.

Menurut dia, rendahnya cakupan vaksinasi tersebut disebabkan karena tingkat kesadaran masyarakat untuk divaksin penguat masih rendah karena beranggapan dosis kedua sudah cukup untuk menangkal penyebaran Covid-19. "Namun, sejak adanya aturan mudik Lebaran yang mewajibkan warga minimal divaksin dosis ketiga, masyarakat mulai berbondong-bondong mau divaksin penguat. Untuk itu kami berupaya menjaga persediaan dosis vaksin agar tidak kosong," ujar dia.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile