Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

11 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Arab Saudi Kecam Penyalahgunaan Alquran di Swedia

Selasa 19 Apr 2022 12:11 WIB

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil

Arab Saudi Kecam Penyalahgunaan Alquran di Swedia. Foto: Penistaan agama.    (ilustrasi)

Arab Saudi Kecam Penyalahgunaan Alquran di Swedia. Foto: Penistaan agama. (ilustrasi)

Foto: Republika/Mardiah
Penyalahgunaan Alquran di Swedia dikecam Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH -- Arab Saudi mengutuk tindakan penyalahgunaan yang disengaja terhadap Alquran, serta provokasi dan hasutan terhadap Muslim, oleh beberapa ekstremis di Swedia.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Saudi menekankan pentingnya upaya bersama untuk menyebarkan nilai-nilai dialog, toleransi dan koeksistensi.

Baca Juga

Kementerian juga menekankan penolakan terhadap kebencian, ekstremisme dan pengucilan. Lebih lanjut, Kerajaan menyoroti upaya untuk mencegah penyalahgunaan semua agama dan tempat suci.

Dilansir di Arab News, Selasa (19/4), tiga orang di kota Norrkoping Swedia membutuhkan perawatan medis setelah terkena peluru polisi selama bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa, menyusul pembakaran Alquran yang menyebabkan kerusuhan di beberapa kota Swedia selama akhir pekan Paskah.

Di beberapa tempat, pengunjuk rasa kontra menyerang polisi sebelum demonstrasi ekstremis sayap kanan yang direncanakan. Perdana Menteri Magdalena Andersson mengutuk kekerasan tersebut.

“Tiga orang tampaknya terkena pantulan dan sekarang dirawat di rumah sakit. Ketiganya yang terluka ditangkap karena dicurigai melakukan kejahatan,” kata polisi Swedia dalam sebuah pernyataan. Lebih lanjut, disampaikan tidak ada cedera yang mengancam jiwa.

Polisi mengatakan situasi di Norrkoping tenang pada Ahad (17/4) malam. Polisi dan pengunjuk rasa telah terlibat dalam bentrokan serius selama beberapa hari terakhir, yang mengakibatkan beberapa polisi menderita luka-luka dan beberapa kendaraan dibakar.

Kekerasan dimulai pada Kamis (14/4), setelah demonstrasi yang diselenggarakan oleh Rasmus Paludan, pemimpin garis keras partai politik sayap kanan Denmark. Paludan, yang memiliki izin untuk serangkaian demonstrasi di seluruh Swedia selama akhir pekan Paskah, dikenal dengan aksi pembakaran Alquran.  

Sumber:

https://www.arabnews.com/node/2065246/saudi-arabia

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
hide ads show ads
desktop mobile