Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

 

18 Muharram 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Harga Pangan Melonjak, IMF akan Fasilitasi Pembiayaan Tambahan Bagi 40 Negara

Rabu 20 Apr 2022 09:50 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

Logo Dana Moneter Internasional (IMF) di luar kantor pusatnya di Washington, DC, AS. IMF berencana memfasilitasi pembiayaan tambahan bagi negara-negara anggota.

Logo Dana Moneter Internasional (IMF) di luar kantor pusatnya di Washington, DC, AS. IMF berencana memfasilitasi pembiayaan tambahan bagi negara-negara anggota.

Foto: EPA-EFE/JIM LO SCALZO
IMF menyiapkan hibah bagi negara berpenghasilan rendah yang paling terpukul.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- International Monetary Fund (IMF) berencana memfasilitasi pembiayaan tambahan bagi negara-negara anggota. Hal ini menyusul kenaikan harga pangan di dunia.

 

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan saat ini ada 40 negara yang didukung IMF dari segi pembiayaan tambahan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan. “Kami akan berkontribusi membiayai kebutuhan neraca akibat lonjakan harga pangan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (20/4).

Baca Juga

Atas dasar itu, IMF menyatakan kesiapan memberikan dukungan dana baik lewat program tradisional maupun dengan skema pembiayaan darurat. IMF akan menerapkan kebijakan resilience and sustainability trust dalam membantu negara-negara anggota beradaptasi atas kondisi pertanian dunia. 

“Terutama untuk menghadapi krisis iklim yang lebih sering dan kian parah,” ujarnya.

Georgieva mengungkapkan, IMF akan berkoordinasi dengan para pendonor dalam rangka meminta mereka meningkatkan bantuan kemanusiaan. Termasuk hibah bagi negara-negara berpenghasilan rendah yang paling terpukul akibat pergerakan harga pangan dunia.

"Kita tahu kelaparan adalah masalah terbesar yang bisa dipecahkan dunia. Krisis yang membayangi ini merupakan waktu dapat bertindak tegas mencari penyelesaiannya," ujarnya.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile