Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

Thursday, 14 Jumadil Awwal 1444 / 08 December 2022

14 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ingat, KAI Tetap Terapkan Persyaratan untuk Angkutan Lebaran

Rabu 20 Apr 2022 16:51 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Petugas membersihkan gerbong kereta api saat perawatan rutin di Depo Lokomotif Balapan Solo, Jawa Tengah, Selasa (19/4/2022). Perawatan rutin dan kebersihan kereta api di depo yang dikelola PT KAI Daop 6 Yogyakarta tersebut sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang, termasuk saat arus mudik Lebaran 2022 mendatang.

Petugas membersihkan gerbong kereta api saat perawatan rutin di Depo Lokomotif Balapan Solo, Jawa Tengah, Selasa (19/4/2022). Perawatan rutin dan kebersihan kereta api di depo yang dikelola PT KAI Daop 6 Yogyakarta tersebut sebagai upaya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang, termasuk saat arus mudik Lebaran 2022 mendatang.

Foto: ANTARA/Maulana Surya
KAI tetap terapkan syarat booster bagi penumpang kereta jarak jauh

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Menyambut masa angkutan Lebaran 2022, KAI menerapkan persyaratan baru keberangkatan 5 April 2022. Pelanggan KA Jarak Jauh yang mendapat booster tidak wajib menunjukkan hasil tes RT-PCR atau Antigen pada saat proses boarding.

Manajer Humas KAI Daop 6, Supriyanto mengatakan, aturan disesuaikan SE Kemenhub Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19 pada 4 April 2022.

Untuk yang sudah vaksin booster, tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19. Vaksin kedua wajib menunjukkan negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau RT-PCR 3x24 jam. Vaksin pertama wajib menunjukkan negatif tes RT-PCR 3x24 jam.

Bagi yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari RS pemerintah dan hasil negatif tes PCR 3x24 jam. Usia di bawah enam tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib tunjukkan Antigen atau PCR.

"Pelanggan dengan usia di bawah enam tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan," kata Supriyanto, Rabu (20/4).

Untuk KA Lokal dan Aglomerasi wajib tunjukkan kartu vaksin dosis pertama. Tidak wajib tunjukkan negatif Rapid Test Antigen atau PCR. Isia bawah enam tahun tidak wajib vaksin, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

"Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan disilakan untuk membatalkan tiketnya," ujar Supriyanto.

Memperlancar proses pemeriksaan, KAI mengintegrasi ticketing system KAI dengan Peduli Lindungi untuk validasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan. Hasil data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket.

Melalui KAI Access, web KAI dan saat boarding. Pelanggan wajib memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, menghindari makan bersama, dan menggunakan hand sanitizer.

Pelanggan harus dalam kondisi sehat, tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam. Suhu badan tidak lebih 37,3 derajat celsius. Harus memakai masker kain tiga lapis atau masker medis tutup hidung dan mulut.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center KAI melalui 121, WhatsApp 08111 2111 121, cs@kai.id atau medsos KAI121. KAI Daop 6 memastikan seluruh pelanggan terapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Tujuannya, mencegah penularan Covid-19 pada moda transportasi KA di tengah meningkatnya minat masyarakat mudik Lebaran. Masyarakat dapat segera melakukan pemesanan tiket melalui KAI Access, kai.id dan kanal penjualan tiket KAI resmi lain.

"Minat masyarakat untuk mudik pada tanggal dan rute favorit cukup tinggi. Meski demikian, secara umum, tiket masa angkutan Lebaran masih cukup banyak tersedia. KAI masih menyiapkan penambahan perjalanan KA untuk angkutan Lebaran tahun ini ," kata Supriyanto.

Supriyanto mengimbau pelanggan mencari tanggal dan rute alternatif jika KA yang diinginkan habis tiket. Bisa ke fitur Connecting Train di KAI Access, membantu memberikan alternatif KA mengombinasikan jadwal kereta dengan sifat sambung.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile