Smoothie Buah, Pilihan Sehat untuk Berbuka Puasa

Red: Indira Rezkisari

 Sabtu 23 Apr 2022 06:50 WIB

Smoothies berisi yogurt, oatmeal, buah, dan sayur bisa jadi pilihan berbuka puasa sehat. Foto: Pixabay/StockSnap Smoothies berisi yogurt, oatmeal, buah, dan sayur bisa jadi pilihan berbuka puasa sehat.

Smoothie untuk berbuka lebih menyehatkan daripada teh manis.

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Smoothie berbahan buah-buahan buatan sendiri bisa menjadi pilihan saat berbuka puasa. Isian smoothie pun bisa disesuaikan dengan buah-buahan kesukaan.

"Kita bisa ambil buah-buahan, campurkan protein seperti yogurt atau susu, kita bisa bikin smoothie," ujar Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Universitas Indonesia, dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.GK, Sabtu (23/4/2022).

Baca Juga

Dokter yang praktik di RS Pondok Indah - Bintaro Jaya itu mengatakan, buah yang bisa dipadukan untuk membuat smoothie antara lain pisang dan stroberi. Pisang secara alami mengandung gula sehingga Anda tak perlu lagi menambahkan gula dan segala jenis pemanis.

Merujuk Gulf News, untuk membuat hidangan tetap sederhana, gunakan rasio 1:1:1 untuk bahan-bahan smoothie. Yakni 2 buah pisang yang diiris, 2 cangkir stroberi yang dibelah dua dan 2 cangkir (500 ml) susu.

Tuang susu ke dalam alat blender, tambahkan stroberi yang sudah dibelah dua dan pisang yang sudah diiris. Kemudian, blender bahan hingga halus dan sajikan.

Diana menjelaskan, berpuasa seharian yakni sekitar 13-14 jam biasanya menyebabkan gula darah turun. Anda membutuhkan karbohidrat sederhana Anda misalnya dari buah-buahan untuk menaikkan gula darah dengan cepat.

Kurma juga termasuk buah yang bisa Anda santap saat berbuka puasa. Satu butir kurma sudah cukup untuk membantu menaikkan gula darah yang drop usai berpuasa 13-14 jam.

Selain kurma, bubur kacang hijau pun bisa menjadi pilihan berbuka puasa Anda. "Jadi saat berbuka kita mendapatkan asupan gula sederhana serta protein," tutur Diana.

Teh manis masih boleh Anda santap saat berbuka puasa namun sebaiknya dalam porsi sedikit. Sementara makanan yang digoreng atau gorengan, menurut Diana sebaiknya tak perlu Anda konsumsi.

"Teh manis kita konsumsi saat gula darah sudah turun, saat berbuka boleh tuh minum teh manis hangat, gulanya dikurangi menjadi satu sendok teh saja untuk satu gelas teh. Kalau gorengan sebaiknya tidak usah dikonsumsi," demikian kata dia.

Berita Lainnya

Play Podcast X