Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

 

3 Rabiul Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Syarikat Islam Siapkan Naskah Akademik Lawan Isu Anti-Islamofobia

Selasa 26 Apr 2022 21:52 WIB

Red: Erik Purnama Putra

Ketua Umum Pengurus Pusat Syarikat Islam Hamdam Zoelva dan Sekjen Ferry Juliantono.

Ketua Umum Pengurus Pusat Syarikat Islam Hamdam Zoelva dan Sekjen Ferry Juliantono.

Foto: Dok PP SI
PP SI melakukan konsolidasi menyusun konsep dasar UU Anti-Islamofobia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengurus Pusat Syarikat Islam (PP SI) menggelar buka bersama anak yatim piatu di Markas PP SI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/4/2022). PP SI juga memberikan santunan bagi anak yatim yang merupakan warga sekitar. Sekretaris Jenderal PP SI Ferry Juliantono menuturkan, acara buka bersama anak yatim ini sekaligus syukuran rumah pergerakan ormas Islam tersebut di Taman Amir Hamzah, Menteng.

 

"Pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa gugus tugas anti-Islamofobia terus melakukan kegiatan untuk menyempurnakan konsep dan naskah akademik dari isu anti-Islamofobia. Kami terus berkeliling bertemu ormas lain untuk konsolidasi, rapat di Dewan Da'wah membahas soal ini, merespon anti-Islamofobia," kata Ferry dalam siaran di Jakarta, Rabu (27/4/2022).

Ferry menyatakan, setelah Lebaran nanti, PP SI bakal mengadakan focus group discussion dan membentuk komisi kerja untuk lobi maupun kampanye. "Insya Allah kita rampungkan dan kami sudah memiliki semangat yang sama untuk menjadikan semacam forum nasional anti-Islamofobia," ucap politikus Partai Gerindra tersebut.

Ketua Umum PP SI Hamdan Zoelva mengatakan, organisasinya terus melakukan konsolidasi untuk menyusun konsep dasar pemikiran dan naskah akademis Undang-Undang (UU) Anti-Islamfoobia. "Kita akan terus berkonsolidasi dengan ormas-ormas Islam yang lain. Setelah ini kita bikin rencana aksi bersama ormas Islam untuk isu Islamofobia ini," kata eks ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile