Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

13 Jumadil Awwal 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Gubernur Jabar Bantu Perbaikan Puluhan Rumah Warga Terdampak Banjir Sukabumi

Kamis 28 Apr 2022 11:53 WIB

Rep: riga nurul iman/ Red: Hiru Muhammad

Sebanyak 59 kepala keluarga (KK) korban terdampak banjir di Kecamatan Baros Kota Sukabumi mendapatkan bantuan dari gubernur Jabar. Bantuan ini diberikan untuk perbaikan rumah yang rusak terdampak banjir.

Sebanyak 59 kepala keluarga (KK) korban terdampak banjir di Kecamatan Baros Kota Sukabumi mendapatkan bantuan dari gubernur Jabar. Bantuan ini diberikan untuk perbaikan rumah yang rusak terdampak banjir.

Foto: istimewa
Bantuan tersebut diserahkan langsung ke penerima bantuan lewat buku tabungan.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Sebanyak 59 kepala keluarga (KK) korban terdampak banjir di Kecamatan Baros Kota Sukabumi mendapatkan bantuan dari gubernur Jabar. Bantuan ini diberikan untuk perbaikan rumah yang rusak terdampak banjir.

Penyerahan bantuan sosial perbaikan rumah terdampak bencana banjir tahun anggaran 2022 dari Gubernur Jabar ke warga terdampak bencana di Baros dilakukan di Kantor Kecamatan Baros, Kamis (28/4/2022). Momen tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jabar Boy Iman Nugraha kepada Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi. Bantuan yang diberikan langsung ke warga melalui buku tabungan tersebut totalnya sebesar Rp 611.200.000 untuk 59 kepala keluarga (KK).

Baca Juga

'' Bersyukur apa yang dijanjikan gubernur kini direalisasikan dengan kadisperkim Jabar yang datang langsung menyerahkannya,'' ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Di mana dana bantuan dari gubernur harus melalui mekanisme dan proses sekitar dua bulan.

Sebab rumah terdampak bencana diverifikasi yakni dinilai dan dihitung oleh petugas. Di mana hasilnya ada warga yang paling rendah tingkat kerusakanya dibantu Rp 1,4 juta dan paling tinggi Rp 51 juta berdasarkan verifikasi lapangan.

Menurut Fahmi, bantuan ini sifatnya stimulan dalam mengurangi beban yang harus ditanggung warga. Bantuan tersebut diserahkan langsung ke penerima bantuan lewat buku tabungan.

Sebab lanjut Fahmi, pemkot dan provinsi hanya menyaksikan bantuan gubernur langsung diterima oleh warga. '' Nantinya warga menyampaikan kepada yang lain bahwa sudah diterima dan bantuan untuk perbaikan merehab rumah bukan yang lain,'' kata dia

Sebab ungkap Fahmi, nanti ada pertanggungjawaban dan akan diverivikasi tim. Ia mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari bantuan gubernur senilai Rp 1,5 miliar.

Rinciannya Rp 611 juta dari Disperkirm Jabar untuk membenahi rumah rusak. Sementara sisanya Rp 800 juta dari Dinas Sumber Daya Air Jabar untuk perbaikan saluran air atau bendung. Selain itu Dinas PUTR dan BPBD Sukabumi juga bergerak untuk perbaikan sarana lainnya.

Kepala Disperkim Jabar Boy Iman Nugraha mengatakan, kehadirannya mewakili gubernur untuk menjalankan janji gubernur untuk memberikan bantuan warga terdampak banjir. Dari hasil verifikasi dan permohonan pemkot ada 59 KK masuk verifikasi dan 58 KK sudah tercairkan dan terverifikasi yang diserahkan dalam bentuk tabungan bank Jabar langsung diterima penerima.

Kriteria rumah yang dibantu mulai rusak ringan, sedang, dan berat. Intinya bantuan bukan keseluruhan hanya stimulans meringankan beban warga dan kalau di lapangan ada kekurangan maka diharapkan peran serta masyarakat.

Boy menerangkan, bantuan provinsi Jabar ini memerlukan waktu karena ada aturan yang harus dipenuhi dan prosedurnya. Setelah penyerahan bantuan ini akan dilanjutkan sosialisasi pertanggunjawaban penerima bantuan dan diberitahukan kalau ada pemeriksaan terhadap penerima bantuan.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f
 

BERITA LAINNYA

 
 
 
 
 
hide ads show ads
desktop mobile