Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

 

29 Safar 1444
  • JELANG HUT BHAYANGKARA KE-76,< POLRI MENGADAKAN LOMBA MENEMBAK PATI TNI-POLRI BERSAMA INSAN PERS 10-11 JUNI 2022 DI BRIMOB KELAPA DUA

Ralf Rangnick Sebut Thomas Tuchel Sudah Punya Bakat Melatih Sejak Muda

Kamis 28 Apr 2022 12:20 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Reaksi pelatih kepala Chelsea Thomas Tuchel saat melihat para pemainnya dari pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea dan Arsenal di Stamford Bridge di London, Rabu, 20 April 2022.

Reaksi pelatih kepala Chelsea Thomas Tuchel saat melihat para pemainnya dari pinggir lapangan selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Chelsea dan Arsenal di Stamford Bridge di London, Rabu, 20 April 2022.

Foto: AP/Frank Augstein
Tuchel pernah menjadi pemainnya Rangnick di SSV Ulm.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Juru taktik Manchester United (MU) Ralf Rangnick mengungkapkan hubungannya dengan pelatih Chelsea, Thomas Tuchel. Pertandingan Manchester United vs Chelsea pada Jumat (28/4/2022), dini hari nanti, bakal jadi pertemuan pertama Rangnick dan Tuchel di Liga Primer Inggris. Rangnick mengatakan dirinya sudah menyadari Tuchel punya bakat sebagai pelatih bahkan saat masih jadi pemain muda.

 

Rangnick bisa bilang begitu karena Tuchel pernah menjadi pemainnya di SSV Ulm. Namun saat itu Tuchel hanya enam bulan jadi pemainnya, karena ia memiliki masalah serius dengan lutut. Cedera itu kemudian mengakhiri karier sepak bola Tuchel di usia yang masih sangat muda. 

Baca Juga

''Tapi bahkan dalam enam bulan itu, Anda bisa melihat dia selalu mengajukan pertanyaan, mengapa kita melakukan ini atau melakukan itu?'' ucap Rangnick, dikutip dari laman resmi MU, Kamis (28/4/2022).

Saat itu, Rangnick mengatakan dirinya menerapkan strategi empat bek, zona marking dan zona marking yang berorientasi pada bola. Pada saat itu, tahun 1997, taktik tersebut masih asing di Jerman. Sehingga, ia bisa tahu seorang pemain ingin jadi manajer, pelatih atau direktur olahraga, meski hanya melatih pemain selama beberapa pekan atau bulan. 

''Dalam banyak kasus, setelah beberapa pekan, Anda dapat mengetahui siapa yang dapat menjadi manajer. Dengan Thomas, saya tidak terlalu terkejut dia mengambil jalur itu, tiga atau empat tahun kemudian, saya adalah pelatih kepala di Stuttgart dan dia menjadi pelatih U-15 kami,'' kata Rangnick.

Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

f

 

 

BERITA LAINNYA

 

 

hide ads show ads
desktop mobile