Sabtu 30 Apr 2022 12:48 WIB

Zelenskyy: Masalah BBM di Ukraina akan Segera Terselesaikan

Ukraina dalam waktu dekat akan segera mengatasi masalah kekurangan BBM

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam waktu dekat akan segera mengatasi masalah kekurangan bahan bakar minyak kendati pasukan Rusia telah menghancurkan sejumlah depot BBM
Foto: AP/Efrem Lukatsky
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam waktu dekat akan segera mengatasi masalah kekurangan bahan bakar minyak kendati pasukan Rusia telah menghancurkan sejumlah depot BBM

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Ukraina dalam waktu dekat akan segera mengatasi masalah kekurangan bahan bakar minyak kendati pasukan Rusia telah menghancurkan sejumlah depot BBM, kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Jumat (29/4/2022).

Pekan ini, serangan Rusia menghantam fasilitas milik produsen utama BBM Ukraina, tempat penyulingan minyak Kremenchuk, serta sejumlah depot besar lainnya.

"Antrean dan kenaikan harga di stasiun-stasiun pengisian bahan bakar terjadi di banyak wilayah negara kita," kata Zelenskyy dalam pidato harian melalui video.

"Pasukan itu sengaja menghancurkan infrastruktur produksi, pemasokan, dan penyimpanan bahan bakar," ujar sang presiden.

"Rusia juga telah memblokade pelabuhan-pelabuhan kita, jadi belum ada penyelesaian cepat untuk mengatasi defisit," katanya.

"Namun para pejabat pemerintah berjanji bahwa dalam satu minggu, maksimal dua minggu, sistem pemasokan bahan bakar untuk Ukraina akan berjalan sehingga bisa mencegah kekurangan," ujar Zelenskyy.

Melalui pernyataan, Menteri Ekonomi Yulia Svyrydenko mengatakan defisit BBM akan teratasi dalam satu pekan ini karena perusahaan-perusahaan Ukraina sudah menandatangani kontrak dengan berbagai perusahaan pemasok di Eropa.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
يَسْتَفْتُوْنَكَۗ قُلِ اللّٰهُ يُفْتِيْكُمْ فِى الْكَلٰلَةِ ۗاِنِ امْرُؤٌا هَلَكَ لَيْسَ لَهٗ وَلَدٌ وَّلَهٗٓ اُخْتٌ فَلَهَا نِصْفُ مَا تَرَكَۚ وَهُوَ يَرِثُهَآ اِنْ لَّمْ يَكُنْ لَّهَا وَلَدٌ ۚ فَاِنْ كَانَتَا اثْنَتَيْنِ فَلَهُمَا الثُّلُثٰنِ مِمَّا تَرَكَ ۗوَاِنْ كَانُوْٓا اِخْوَةً رِّجَالًا وَّنِسَاۤءً فَلِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ الْاُنْثَيَيْنِۗ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اَنْ تَضِلُّوْا ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ࣖ
Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah). Katakanlah, “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu), jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya (saudara perempuannya itu) seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi (seluruh harta saudara perempuan), jika dia tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, agar kamu tidak sesat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”

(QS. An-Nisa' ayat 176)

Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement